Aug
Partai Demokrat Buka Pendaftaran Bacabup
Partai Demokrat (PD) mulai hari ini sampai 28 Agustus mendatang membuka pendaftaran bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang akan dipasangkan bakal calon bupati (bacabup)-nya, M. Santoso, dalam pilkada Bojonegoro mendatang.
Hanya, belum tentu bacabup yang mendaftar nanti mendapat rekomendasi. Sebab, bisa saja rekomendasi turun untuk nama selain pendaftar tersebut.
“Keputusan terakhir ada di tangan DPP. Kalau misalnya tidak ada (pendaftar) yang baik, maka tidak tertutup kemungkinan ada calon di luar usulan itu,” kata wakil Sekjen DPP PD sekaligus Koordinator Wilayah Dapil IX Jawa Timur Radityo Gambiro (Dodik) saat jumpa pers di kantor DPC PD Bojonegoro kemarin.
Hadir dalam acara tersebut antara lain jajaran pengurus DPC PD Bojonegoro dan Koordinator Daerah Dapil IX Jawa Tumur Sunardi.
Menurut Dodik, bacabup Santoso pun harus patuh dan loyal terhadap keputusan DPP. “Meskipun Tim Sembilan sudah sepakat memberangkatkan dia (M. Santoso, Red) sebagai calon bupati,” tegas pria yang juga anggota Tim Sembilan itu.
Terkait syarat bacawabup, kata dia, selain yang telah ditentukan undang-undang adalah sevisi dengan bacabup yang sudah ada. “Termasuk satu visi dengan partai,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PD Bojonegoro Sukur Priyanto menambahkan, saat ini koalisi dengan berbagai partai terus digalang. Menurut dia, saat ini suara yang digalang partainya sudah cukup untuk memberangkatkan bakal calonnya sendiri. Namun, dia enggan menyebutkan nama parpol yang digalang tersebut.
“Sesuai peraturan, selain jumlah kursi bisa juga lewat jumlah suara,” katanya.
Sedangkan terkait biaya pendaftaran bacawabup menurut dia masih akan dimatangkan lagi. “Kemungkinan pendaftaran gratis, namun masih kita matangkan lagi,” katanya.
“Pendaftaran di kantor DPC dan ditangani oleh DPC sendiri,” tambahnya.
Setelah masa pendaftaran, kata dia, nama-nama yang masuk akan diverifikasi kemudian diwajibkan mengikuti fit and proper test. Pendaftar yang akan dinyatakan lolos, lanjut dia, paling tidak tiga nama. Mereka kemudian dikirim ke DPP PD dan diharapkan pada 5 September DPP sudah memberikan rekomendasi melalui surat. “Sebab, kami perkirakan pendaftaran ke KPUK pada pertengahan bulan (September, Red) ke atas,” katanya.
Belum Bahas Pilkada Jawa Timur
Sementara itu, sampai saat ini DPD maupun DPP Partai Demokrat (PD) belum membahas bakal calon gubernur (bacagub) Jatim yang akan diberangkatkan partai itu. Kalaupun ada, masih sebatas pernyataan pribadi pengurus.
“Sama sekali kita belum menyentuh ke masalah pilkada Jawa Timur,” kata Wakil Sekjen DPP PD Radityo Gambiro (Dodik) didampingi Korda Dapil IX Jawa Timur Sunardi kemarin.
Menurut Dodik, saat ini belum ada rapat internal PD yang membahas masalah tersebut. PD, lanjut dia, masih berkonsentrasi pada pilkada Bojonegoro karena sudah sangat dekat. “Di sini (Bojonegoro, Red) kan tinggal hitungan hari, sementara pilkada Jawa Timur kan masih tahun depan,” katanya.
Sangat mungkin, lanjut dia, pertengahan bulan depan pihaknya baru membahas pilkada Jawa Timur. Sedangkan mekanismenya mungkin tak jauh berbeda dengan pilkada Bojonegoro.
Jika saat ini ada pengurus PD yang menyatakan dukungan kepada seseorang, menurut dia hal itu merupakan pernyataan pribadi. “Dan kami minta kepada mereka agar lebih mengedepankan kepentingan partai daripada kepentingan pribadi,” katanya.
Meski demikian, dia mengakui bahwa partainya kini juga telah menjalin komunikasi dengan beberapa partai lain yang pada akhirnya untuk berkoalisi dalam pilkada Jawa Timur. “Kalau dengan partai mana, nanti saja kalau sudah waktunya akan kita umumkan,” katanya. (ade)