Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) Dewan Pengurus Cabang Partai Bintang Reformasi (DPC PBR) Bojonegoro akhirnya ditunda. Semula, rapat tersebut diagendakan dilaksanakan kemarin.

“Kami tunda pelaksanaannya. Paling tidak, seminggu setelah hari ini (kemarin, Red) rapimcab sudah bisa dilaksanakan,” kata Ketua DPC PBR Ali Huda kepada Radar Bojonegoro kemarin.

Dia tidak bersedia mengungkapkan alasan penundaan pelaksanaan rapimcab tersebut. Dia hanya menyatakan bahwa penundaan pelaksanaan rapimcab itu telah dikonsultasikan ke DPW PBR Jawa Timur. “Tadi malam (Rabu malam lalu, Red) pengurus DPW ke Bojonegoro dan kami konsultasikan masalah itu,” imbuh pria yang juga ketua komisi D DPRD setempat ini.

DPW, kata Ali, telah menyetujui penundaan pelaksanaan rapimcab tersebut. Seperti diberitakan, rapimcab merupakan salah satu mekanisme DPC PBR untuk memberikan dukungan kepada salah satu bakal calon bupati yang ikut dalam pilkada tahun ini. Dua nama bakal calon, yakni Santoso (bupati saat ini) dan Suyoto (ketua DPW PAN Jatim), menjadi kandidat kuat yang akan didukung oleh DPC PBR. “Selain dua orang tersebut, nama Tamam Syaifuddin (ketua DPRD setempat, Red) juga diusulkan oleh PAC kami,” ujarnya.

Ali menambahkan, rapimcab nantinya diikuti 21 orang pengurus harian dan 23 perwakilan PAC PBR. Para pengurus tersebut mempunyai hak pilih dalam rapimcab untuk mendukung salah satu bakal calon yang diusulkan. (nas)