Nov
Novi Emas, Wulan Gagal Ulang Sukses
Pundi-pundi perolehan medali kontingen Jawa Timur kemarin kembali bertambah di ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di di Kutai Kertanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Novia Nuraini dan IGAP Wulan Budi Setiani, dua pemanah putri Bojonegoro, ikut menyumbangkan satu emas dan perak bagi kontingen Jawa Timur di hari kemarin.
Novia yang turun di olympic round FITA divisi recurve sukses menggenggam emas setelah mengalahkan pemanah asal DKI Jakarta Eniwati. Novia menang dengan selisih lima poin, yakni 95-90.
Sementara Wulan yang tampil di final olympic round FITA divisi compound hanya mampu meraih perak. Dia gagal mengalahkan rekannya di Jawa Timur Foury Arkadiani. Wulan menyerah di tangan Foury dengan skor 103-105. Bagi Wulan, kekalahan itu merupakan kebalikan hasil dari seleksi Pra PON Jatim di Surabaya beberapa waktu lalu. Saat seleksi itu, Wulan berhasil mengalahkan peraih medali perunggu pada kejuaraan dunia panahan di Ulsan, Korea Selatan tersebut.
“Wulan memang konsentrasinya pecah karena selain ikut sebagai atlet juga sebagai komentator,” aku Wulan kepada Radar Bojonegoro kemarin.
Meski hanya memperoleh medali perak, Wulan tidak mempermasalahkan. Sebab, emas di nomor ini tetap menjadi milik Jawa Timur. Di Pra PON ini, kata dia, Jawa Timur juga telah meraih emas terbanyak di antara kontingen lainnya.
Menurut Wulan, dirinya puas melihat penonton Kukar yang menyaksikan final olympic round di halaman pemkab setempat. “Penonton cukup antusias menyaksikan final olympic round karena dikemas secara entertainment layaknya kejuaraan dunia,” ujar dara asli Bojonegoro ini.
Sementara itu, Ketua Pengcab Perpani Bojonegoro I Nyoman Budiana juga mengaku puas dengan hasil yang diraih kedua pemanah asal Kota Ledre ini. Dia menilai Novia telah membuktikan diri masih yang terbaik di Indonesia. Sebelumnya, Novia juga meraih medali emas di nomor jarak 70 meter (m), 60 m, 50 m, dan 30 m. Sedangkan Wulan, kata dia, meski kalah tetap berhasil ikut menyemarakkan final yang disaksikan oleh para pejabat dan masyarakat Kukar. (nas)