Archive for March, 2008

31
Mar

Diminta Tidak Sedot Lagi APBD

Permintaan renovasi sejumlah ruang di RSUD Sosodoro Djatikoesoema diharapkan tidak lagi menyedot APBD. Sebab, hal itu merupakan tanggungjawab pihak kontraktor dan pemkab. “Anggaran kok mau diorat-arot lagi hanya untuk renovasi RSUD,”ujar anggota Komisi B DPRD, Qohar Mahmudi saat dihubungi Radar Bojonegoro kemarin.

Seharusnya, lanjut dia, sejak awal perencaan pembangunan RSUD sudah matang. Sehingga tidak ada lagi permintaan renovasi ruang medis. “Kalau dulu sejak awal melibatkan semua pihak yang terkait maka akan baik,”tambahnya.

Read the rest of this entry »

31
Mar

Minta Satker Efisiensi Anggaran

Bupati Suyoto meminta agar satker melakukan penghematan anggaran terkait minimnya anggaran untuk bantuan bencana alam. Saat ini dari mulai awal 2008 ini, anggaran biaya banjir tersisa Rp 300 juta dari Rp 1.7 miliar. “Saat ini kalau ada satker yang ingin mengajukan anggaran saya pastu tulis efisiensi,”katanya kepada Radar Bojonegoro seusai menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) di aula At Taqwa kemarin.

Karena itu, dirinya saat ini mengutamakan untuk pembangunan jalan yang rusak akibat banjir dibandingkan memperbaiki rumah ibadah yang rusak. “Meski jalan yang diperbaiki hanya satu dua hingga tiga lubang yang rusak,”tegasnya.

Read the rest of this entry »

31
Mar

PDPM dan MDMC Dilantik

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) yang diketahui Tariyono dilantik oleh PW Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur di aula At Taqwa kemarin. Pelantikan DPM periode 2007-20012 berlangsung khidmad, dipimpin langsung oleh sekretaris PWPM, Ali Mukti.

Pelantikan terasa istimewa karena dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan disaksikan jajaran pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Wakil Bupati Setyo Hartono, Kepala Dinas Infokom dan Pengaduan Layanan Publik, Djindan Moehdin, Kepala Bekasbanglinmas, Sudaryanto dan Wakadisdikda, Djoko Soepeno.

Ketua PDM, Zainudin dalam sambutannya mengatakan PDPM merupakan salah satu ujung tombak dalam mengembangkan gerakan dakwah dan sosial Muhammadiyah. Karena itu, dia berharap agar PDPM dimasa kepemimpinan yang baru mampu menjadi lebih baik dibandingkan kepemimpinan periode lalu. “Orang atau organisasi yang baik jika mampu menjadi lebih baik dibandikan kemarin dan esok lebih baik dibandingkan hari ini,”kata mantan alumnus ponpes Gontor, Ponorogo tersebut.

Read the rest of this entry »

31
Mar

GP Anshor Tak Akan Terlibat

Sadar akan potensinya dalam menggerakkan massa menjelang pilgub Jatim 23 Juli nanti. GP Ansor Bojonegoro justru sepakat tak ingin terlibat dengan urusan dukung mendukung calon tertentu.

“Masyarakat sudah cukup cerdas untuk menentukan pilihan,” kata M. Zainuddin Asyhari, ketua PC GP Ansor Bojonegoro kepada wartawan koran ini kemarin. Sikap tegas Ansor itu, tutur dia, untuk memperjelas posisi dan peran organisasi kepemudaan warga nahdliyin ini. Apalagi, ketua PP GP Ansor, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) turut meramaikan bursa pilgub berpasangan dengan Sekdaprov, Soekarwo.

Read the rest of this entry »

31
Mar

Bakal Kampanyekan Lingkungan

Bertubi-tubinya bencana alam yang mendera Bojonegoro memantik keprihatinan para mantan duta wisata setempat. Sebagai upaya preventif, mereka bakal melakukan kampanye kelestarian lingkungan.

“Tak akan ada peristiwa tanpa sebab. Untuk itu, kita berupaya agar penyebab itu dapat diminimalisir,” kata Widya Hamid, ketua Paguyuban Kange Yune Bojonegoro (PKYB) kemarin.

Read the rest of this entry »

12
Mar

Luapan Bengawan Solo Mulai Genangi Jalanan Kota Bojonegoro

Luberan air Sungai Bengawan Solo perlahan-lahan merembet masuk ke wilayah Kota Bojonegoro. Saat ini pukul 10.35 WIB, ketinggian air di Bojonegoro sudah menyentuh tanggul sekitar 30 cm atau lebih dari aspal jalan.

Warga pun sudah mengantisipasi luberan air agar tidak masuk ke jalan raya, dengan cara menutup tanggul dengan karung-karung pasir dan bambu. Sementara jalan-jalan yang sudah tergenang air yakni Jalan Rajek Wesi yang merupakan jalan jurusan Bojonegoro-Cepu, Jalan Cepu Lama, Jalan MH Thamrin sekitar Mapolres Bojonegoro, Jalan Jaksa Agung Suprapto atau sebelah timur Pasar Induk Bojonegoro.

Read the rest of this entry »

12
Mar

Luapan Bengawan Solo Mulai Genangi Jalanan Kota Bojonegoro

Luberan air Sungai Bengawan Solo perlahan-lahan merembet masuk ke wilayah Kota Bojonegoro. Saat ini pukul 10.35 WIB, ketinggian air di Bojonegoro sudah menyentuh tanggul sekitar 30 cm atau lebih dari aspal jalan.

Warga pun sudah mengantisipasi luberan air agar tidak masuk ke jalan raya, dengan cara menutup tanggul dengan karung-karung pasir dan bambu. Sementara jalan-jalan yang sudah tergenang air yakni Jalan Rajek Wesi yang merupakan jalan jurusan Bojonegoro-Cepu, Jalan Cepu Lama, Jalan MH Thamrin sekitar Mapolres Bojonegoro, Jalan Jaksa Agung Suprapto atau sebelah timur Pasar Induk Bojonegoro.

Read the rest of this entry »

12
Mar

1.000 Polisi Amankan Pelantikan Bupati Bojonegoro

Menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati Bojonegoro terpilih, lebih dari 1.000 personel keamanan disiagakan. Karena pelantikan pasangan Suyoto-Setyo Hartono diisukan akan diwarnai aksi unjuk rasa.

Keamanan itu meliputi dari Polda Jatim, Polres Bojonegoro dan Satpol PP Pemkab Bojonegoro.

Dari pantauan detiksurabaya.com, polisi yang bersiaga dilengkapi dengan senjata laras panjang, 2 unit water canon juga disiapkan di lokasi pelantikan serta 2 unit mobil barrier atau kawat berduri.

Read the rest of this entry »

12
Mar

Kilang Minyak Tradisional Bojonegoro

Kilang Minyak Tradisional – Lokasi kolam penyaringan minyak mentah tradisional di desa Wonocolo, kedewan, Bojonegoro, Sabtu (08/03). Tambang minyak tradisonal tersebut yang produksi sejumlah 210 sumur dari peninggalan kolonial Belanda, padahal jumlah sumur yang belum di ketemukan ribuan

Foto Karya : Dwi Narwoko :

http://dwinarwoko.blogspot.com/2008/03/kilang-minyak-tradisional-bojonegoro_8283.html

12
Mar

Luapan Bengawan Solo Kembali Rendam Bojonegoro

Luapan sungai Bengawan Solo malam ini sudah merendam rumah warga kota Bojonegoro Jawa Timur setinggi hampir 1 meter. Warga korban banjir mendirikan tenda-tenda pengungsian diatas bangunan tanggul. Sementara air mulai meluber dari pintu-pintu tanggul.

“Mau ndak mau ya harus ngungsi ke tenda.Saya hanya sempat menyelamatkan tv dan kulkas. Kalau meja kursi dan almari biar saja kebanjiran, saya sudah capek angkat-angkat,” tutur seorang warga Kelurahan Ledok Wetan, Bojonegoro, Rikana saat di tenda pengungsi, Selasa (11/3/2008).

Warga Ledok Wetan dan Ledok Kulon kebingungan mencari tempat pengungsian. Biasanya mereka mengungsi ke Gedung Serba Guna (GSG), namun bangunan milik Pemkab Bojonegoro itu masih digunakan sebagai arena pertandingan futsal.

Read the rest of this entry »