Sertifikat untuk Sertifikasi 2009 Harus Asli
Posted on 10. May, 2009 by Deddy Novrandianto in Sekolah dan Alumni
Sebanyak 120 tenaga pendidik baik dari jajaran departemen agama (Depag) maupun dinas pendidikan (disdik) kemarin (9/5) mengikuti pelatihan dan seminar sertifikasi 2009. Kegiatan dilangsungkan di aula kantor Depag Bojonegoro, Jalan Pattimura, itu diselenggarakan oleh Lembaga Sari Perwita Jawa Timur, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan.
Menurut Agus Anggraeny, ketua penyelenggara pelatihan dan seminar sertifikasi 2009,
pihaknya sengaja menggelar pelatihan di Bojonegoro, karena belum ada informasi waktu pelaksanaan sertifikasi. Selain sebagai pelatihan dini, kegiatan ini juga untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa sertifikasi 2008 berbeda dengan 2009.
Pria yang tinggal di Desa/Kecamatan Sumberejo ini mengungkapkan, pelaksanaan sertifikasi 2009 bukan hanya untuk guru. Dalam sertifikasi tahun ini pengawas, penyuluh, guru BK/BP juga bisa mengikutinya.
Selain itu, lanjut Agus, metodenya juga banyak berubah. Di antaranya, semua sertifikat yang masuk dalam sertifikasi harus asli. Tidak seperti pada 2008, karena sertifikat dalam bentuk fotokopi masih bisa diikutkan. “Selain adanya sertifikat asli, dalam sertifikasi 2009 materi seperti makalah juga diikutkan,” jelasnya.
Pelatihan tersebut berlangsung dua hari, 9-10 Mei. Hadir sebagai pembicara dalam acara itu, antara lain Heru Muljanto, kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur, serta Yatim Riyanta, Tim Inti Nasional Sertifikasi Guru dan Dosen. (rij)
www.jawapos.co.id


