Bojonegoro Siapkan Dana Tanggap Darurat Rp6,1 Miliar
Posted on 16. Oct, 2009 by Deddy Novrandianto in Pemda
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengalokasikan dana Rp6,1 miliar sebagai tanggap darurat untuk mengantisipasi tujuh ancaman bencana yang kerap melanda wilayah itu.
Pengalokasian dana tersebut diputuskan Pemkab Bojonegoro setelah rapat koordinasi bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD)terkait.
Sekretaris Pemkab Bojonegoro Suhadi Moelyono mengatakan, alokasi dana tersebut berasal dari pos Dana Alokasi Khusus(DAK) APBD periode 2009-2010.
Menurutnya, dana tanggap darurat tersebut diperuntukkan bagi tujuh bencana yang kerap melanda daerah itu, di antaranya banjir luapan Bengawan Solo, banjir bandang, longsor, angin puting beliung, kekeringan, dan kegagalan industri. “Total dana sebanyak Rp6,1 miliar,” tegasnya, seusai memimpin rapat kooordinasi, Kamis (15/10).
Menurut Moelyono, dana tersebut dibagikan kepada sejumlah SKPD dengan rincian Dinas Pekerjaan Umum Rp4 miliar, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan, dan Aset(DPPKA) sebesar Rp910 juta.
Selain itu, lanjutnya, juga berada di kantor Bagian Pembangunan Rp750 juta, Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmaspol) Rp208,5 juta, sedangkan di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) sebesar Rp250 juta.
Berdasarkan catatan Media Indonesia, Kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari 27 kecamatan termasuk wilayah yang setiap tahun menjadi langganan banjir luapan Bengawan Solo. Sebanyak 15 kecamatan di sepanjang aliran sungai itu menjadi wilayah sasaran luapan bengawan.
Kecamatan tersebut antara lain Tambakrejo, Padangan, Purwosari, Kalitidu, Dander, Bojonegoro, Trucuk, Malo, Kapas, Balen, Kanor, Sumberejo, dan Kecamatan Baureno. (YK/OL-01)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/10/15/100428/125/101/Bojonegoro-Siapkan-Dana-Tanggap-Darurat-Rp61-Miliar


