Home / Berita / Banjir Bojonegoro meluas, kini genangi 109 desa

Banjir Bojonegoro meluas, kini genangi 109 desa

banjir-bojonegoro-meluas-kini-genangi-109-desa

Banjir luapan Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro meluas dari semula menggenangi 71 desa, Senin (8/4) malam hingga 102 desa pada Selasa (9/4) pagi. Sejak tadi malam hingga 2 (dua) hari ke depan Pemkab Bojonegoro memperbantukan sebagian PNS dari beberapa SKPD ke beberapa kecamatan terdampak banjir.

“Mereka diturunkan untuk turut membantu penanganan banjir di wilayah kecamatan di bawah kendali operasional camat,” ujar Bupati Bojonegoro Suyoto dalam pesan singkat yang diterima merdeka.com, Selasa.

Sementara itu, pada pukul 08.00 ketinggian air di papan duga Bojonegoro Kota 15,51 (tetap sejak pukul 6.00 WIB) sedangkan di Karangnongko 28,95 cm (turun dari data pukul 06.00 WIB).

Wilayah bojonegoro yang tergenang kini meluas ke 15 kecamatan dan 109 desa.

Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 2.364 jiwa, jumlah yang tergenang sebanyak 8.454 kepala keluarga. Sementara itu, areal persawahan yang ditanam padi sebanyak 2.761 hektare tergenang air, palawija 491 hektare. Hewan ternak yang diungsikan untuk kambing sebanyak 1.464, sapi 2.515 ekor.

Kemudian fasilitas umum TK terendam 6, SD 15, tempat ibadah masjid sebanyak 4, dan musala 52. untuk jalan desa yang terendam 93.470m, jalan PU 7.101m dan jembatan sebanyak 23

Saat ini, pemkab bersama TNI dan Polri bersiaga untuk mengantisipasi tanggul di Desa Grape, Kecamatan Kanor yang rawan dengan menyiapkan alat berat dan 5.000 sak karung pasir.

Selain dapur umum yang telah disiapkan Pemkab dan PMI, pagi ini beberapa elemen masyarakat turut membantu dengan menyediakan nasi bungkus dan telah didistribusikan bersama BPBD ke beberapa titik pengungsian sebanyak 2.700 bungkus.
“Air itu kebutuhan kita, tidak pernah bisa dilawan tapi bisa digauli agar membawa manfaat,” kata Suyoto.

 

http://www.merdeka.com/peristiwa/banjir-bojonegoro-meluas-kini-genangi-109-desa.html

 

About

Scroll To Top