Home / Ibu Boyong Balita Korban Ledakan Gas Bertemu Presiden

Ibu Boyong Balita Korban Ledakan Gas Bertemu Presiden

Pepatah bijak kasih ibu sepanjang jalan tetap berlaku bagi korban ledakan tabung gas. Susi Hariani asal Bojonegoro nekat ke Istana Negara buat minta bantuan untuk pemulihan anaknya.

Ibu usia awal 30 tahun tersebut tiba di Istana sekitar pukul 13.30 WIB, Senin (19/7/2010). Dia mengendong anak lelakinya, Ido (4th), yang menderita luka bakar di bagian muka hingga kaki.

“Saya mau ketemu presiden. Saya mau minta tolong bantuan operasi pemulihan anak saya,” ujar Susi kepada wartawan yang menemuinya di tempat parkir sepeda motor.

Susi lalu menuturkan, musibah akibat ledakan tabung gas bocor terjadi pada 24 Maret 2010 dini hari. Waktu itu dia hendak menyiapkan sarapan dan tidak sadar bahwa terjadi kebocoran gas.

Ketika menyalakan kompor, seketika api berkobar dan membakar lengan serta kakinya. Malang bagi Ridho Januar alias Ido, balita yang sedang terlelap tersebut tersambar api mulai dari muka hingga kakinya.

Pengobatan awal telah ditangani oleh Pemprov Jawa Timur. Keluarga buruh itu tidak mengeluarkan uang seseper pun untuk biaya pengobatan.

“Tapi kasihan anak saya, mukanya jadi rusak. Ayahnya sedang urus buat jamkesnas, kalau nggak tembus ya kami nggak kuat biayai,” isak Susi.

Sejauh ini Susi dan Ido belum mendapat kepastian apakah akan mendapatkan bantuan dari Presiden SBY. Jubir Kepresidenan Julian Ardian Pasha yang dihubungi lewat telepon memastikan Susi dan Ido akan diterima oleh Pertamina untuk masalah bantuan pengobatan.

“Saya sudah koordinasi dengan Mensesneg, mereka akan diterima oleh Pertamina,” ujar Julian. (lh/gah)

http://www.detiknews.com/read/2010/07/19/145601/1402138/10/ibu-boyong-balita-korban-ledakan-gas-bertemu-presiden

About

Scroll To Top