Home / Rp 5,5 Miliar untuk Pengusaha Tembakau

Rp 5,5 Miliar untuk Pengusaha Tembakau

Pemkab Bojonegoro segera menyalurkan dana pinjaman penguatan modal bagi kelompok tani (poktan) dan pengusaha tembakau. Nilai dana pinjaman Rp 5,5 miliar, yang dianggarkan dari APBD 2010. “Kita berharap dengan pinjaman ini bisa meningkatkan mutu tembakau di Bojonegoro,” ungkap Kepala Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro, Achmad Djupari. Pinjaman itu, lanjut dia, juga untuk memperkuat jalinan kerja sama kelompok tani di usaha tembakau.

Djupari menjelaskan, untuk tahap pertama akan dicairkan Rp 566 juta. Dana tersebut akan dibagikan untuk 10 kelompok tani di sejumlah kecamatan yang dikenal sebagai sentra penghasil tembakau Virginia Voor Osgt (VO). “Bantuan tersebut, di antaranya untuk biaya produksi, pembelian pupuk, dan pekerjaan lainnya dalam upaya budi daya tembakau,” terangnya.

Karena sifatnya pinjaman, kata Djupari, dana tersebut harus dikembalikan. Sedangkan mekanisme pencairannya, ketua kelompok tani harus membuat surat pernyataan bersedia mengembalikan. “Sedangkan, penerima pinjaman, baik dari kelompok tani maupun pengusaha tembakau besar dan kecil, persyaratan utamanya harus dengan jaminan,” tegasnya.

Sedangkan tahap kedua adalah sebesar Rp 5,015 miliar. Menurut Djupari, dana itu akan disalurkan kepada pengusaha besar dan kecil di bidang pertembakauan. “Sesuai dengan kesepakatan, dana pinjaman tersebut akan dimanfaatkan untuk melakukan pembelian tembakau, mengolah, hingga memprosesnya, baik dalam bentuk rajangan atau krosok,” imbuhnya.

Penerima pinjaman besar tersebut, masih kata Djupari, adalah pengusaha oven yang melakukan pembelian tembakau. Diharapkan, dengan adanya pinjaman ini akan dapat membantu mengatrol harga tembakau agar tetap tinggi. Sehingga, petani tembakau juga akan mendapatkan keuntungan.

Realisasi areal tanaman tembakau Virginia VO di Kabupaten Bojonegoro hingga tutup tanam akhir Juni lalu seluas 5.012,5 hektare (ha). Sedangkan target tanaman tembakau Virginia VO berdasar kebutuhan pabrikan dan pengusaha tembakau, diproyeksikan seluas 8.775 ha. (ade/fiq)

http://www.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=169288

About

Scroll To Top