<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bojonegoro.com &#187; featured</title>
	<atom:link href="http://www.bojonegoro.com/tag/featured/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bojonegoro.com</link>
	<description>Semua Tentang Kota Bojonegoro</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jul 2010 23:45:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Bupati Canangkan Program Penghijauan Karya Bhakti TNI</title>
		<link>http://www.bojonegoro.com/2010/01/07/bupati-canangkan-program-penghijauan-karya-bhakti-tni/</link>
		<comments>http://www.bojonegoro.com/2010/01/07/bupati-canangkan-program-penghijauan-karya-bhakti-tni/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 00:45:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Novrandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemda]]></category>
		<category><![CDATA[bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[penghijauan]]></category>
		<category><![CDATA[suyoto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bojonegoro.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Bupati Bojonegoro Suyoto berkenan melakukan penanaman pohon penghijauan dalam rangka Karya Bhakti TNI di depan Pos Ramil Gayam, Kecamatan Ngasem, Kamis (31/12/2009). Kegiatan tersebut dihadiri pejabat Muspida Bojonegoro, Muspika Kecamatan Ngasem, dan tokoh masyarakat desa setempat. ”Kami sangat mendukung dengan kegiatan penghijauan yang dilakukan Kodim 0813 Bojonegoro ini,” kata Bupati Bojonegoro Suyoto, disela-sela penanaman pohon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Bojonegoro Suyoto berkenan melakukan penanaman pohon penghijauan dalam rangka Karya Bhakti TNI di depan Pos Ramil Gayam, Kecamatan Ngasem, Kamis (31/12/2009). Kegiatan tersebut dihadiri pejabat Muspida Bojonegoro, Muspika Kecamatan Ngasem, dan tokoh masyarakat desa setempat.<br />
<span id="more-269"></span><br />
”Kami sangat mendukung dengan kegiatan penghijauan yang dilakukan Kodim 0813 Bojonegoro ini,” kata Bupati Bojonegoro Suyoto, disela-sela penanaman pohon mahoni.<br />
Menurut bupati, gerakan penghijauan ini perlu mendapat dukungan semua pihak, bukan hanya TNI. Sebab dengan kegiatan ini dapat meminimalisir dampak bencana alam. Meskipun penanaman penghijauan yang dilakukan saat ini akan dapat terasa manfaatnya pada lima sampai enam tahun mendatang.</p>
<p>”Apalagi kondisi hutan kita saat ini gundul. Karena itu mengembalikan kondisi hutan yang gundul dan menghijaukan wilayah kita merupakan tanggungjawab bersama,” ajak Kang Yoto.</p>
<p>Sebelumnya, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro Letkol. Inf. Taufik menegaskan, bahwa kegiatan pencanangan penghijauan dalam rangka Karya Bhakti TNI ini merupakan atensi dari Kodam Brawiajaya untuk ditindak lanjuti semua jajarannya, termasuk Kodim 0813 Bojonegoro. ”Puncak pencanangannya akan dilaksanakan nanti pada tanggal 6 Desember di Kabupaten Kediri oleh Pangdam,” jelasnya.</p>
<p>Menurut dia, sebagai alat pertahanan negara, TNI juga berkewajiban untuk menjaga wilayahnya dari ancaman bahaya, termasuk bencana banjir dan tanah longsor. Karena itu, Kodim 0813 Bojonegoro dengan suka rela akan membantu setiap program pembangunan pemerintah daerah, termasuk menghijaukan hutan maupun hutan rakyat.</p>
<p>”Kita siap mendukung pengembangan potensi yang ada didaerah sini. Ini merupakan bentuk implementasi kita dalam menjalin kebersamaan dengan masyarakat dan sekaligus mewujudkan pembangunan didaerah yang lebih baik,” terang Taufik.</p>
<p>Camat Ngasem, Bambang Waluyo menambahkan, bahwa dalam kegiatan pencanangan pohon penghijauan dalam rangka Karya Bhakti TNI ini disiapkan 1.000 bibit pohon mahoni. Bibit penghijauan tersebut didatanam disepanjang jalan dekat Early Productions Facility (EPF) Banyuurip, Blok Cepu. “Mudah-mudahan dengan gerakan ini nantinya bisa mengurangi bencana banjir diwilayah ini,” pungkasnya. (Kominfo/PTI)</p>
<p>http://www.bojonegorokab.go.id/index.php?option=com_content&#038;view=article&#038;id=327:berita-bojonegoro&#038;catid=37:content-berita</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bojonegoro.com/2010/01/07/bupati-canangkan-program-penghijauan-karya-bhakti-tni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Motif Batik Jonegoro di Launching</title>
		<link>http://www.bojonegoro.com/2010/01/07/9-motif-batik-jonegoro-di-launching/</link>
		<comments>http://www.bojonegoro.com/2010/01/07/9-motif-batik-jonegoro-di-launching/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 00:24:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Novrandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[batik bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bojonegoro.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Ny. Maffudoh Suyoto memang tidak pernah lelah bila mempunyai obsesi, terbukti dengan telah dilauchingnya 9 Motif Batik Jonegoroan kemarin, sebagai wujud keberhasilan ikut mengangkat nama Bojonegoro keluar daerah, hal ini mampu untuk membantu menata dan mensejahterakan wong jonegoro, “ Keinginan untuk mengembangkan usaha yang asli atau khas Bojonegoro, memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://beritajatim.com/berita/brt471666891.jpg" alt="Batik" /><br />
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Ny. Maffudoh Suyoto memang tidak pernah lelah bila mempunyai obsesi, terbukti dengan telah dilauchingnya 9 Motif Batik Jonegoroan kemarin, sebagai wujud keberhasilan ikut mengangkat nama Bojonegoro keluar daerah, hal ini mampu untuk membantu  menata dan mensejahterakan wong  jonegoro, “ Keinginan untuk mengembangkan usaha yang asli atau khas Bojonegoro, memang telah menjadi angan-angan jauh sebelum menjadi istri Bupati, akan tetapi keinginan tersebut baru terlaksana hari ini,” Ungkap Ny. Maffudoh Suyoto  usai launching 9 Motif Batik Jonegoro di alun-alun kemarin.<br />
<span id="more-266"></span></p>
<p>Masih menurut Ny. Maffudoh Suyoto bahwa, sebenarnya di Bojonegoro ada Batik yang telah lama menggema yaitu batik Jumput dari Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo, agar Batik Bojonegoro bisa lebih dikenal maka beberapa waktu yang lalu Tim Penggerak PKK kabupaten Bojonegoro, mengadakan lomba mendesain Batik yang memiliki khas Bojonegoro, dari 600 karya yang ada setelah dilakukan penyeleksian dari pihak akademis dari Solo dan Bandung, maka terlahirlah motif batik yang menjadi kebanggaan warga Bojonegoro. “ Ada Motif jagung, tembakau, Minyak ( Gotro), sapi, Wayang Tengul, Jati dan Padi serta Kayangan Api. Dari kesembilan Motif Batik Jonegoro ini akan menjadi Motif awal sebelum muncul Motif – motif lain yang nantinya bisa membuat nama Bojonegoro di kenal di negara lain, sebab pada launching kali ini di hadiri oleh Dubes Swis,” Tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Bojonegoro H. Suyoto menjelaskan bahwa dengan telah diresmikannya 9 Motif Batik Jonegorro ini, masyarakat Bojonegoro harus mau ikut membudayakan untuk ikut memiliki Batik Jonegoro dan menggunakan pada hari Kamis dan Jumat bagi Karyawan Pemkab, untuk Pengusaha bisa menganjurkan penggunaan Batik Jonegoro pada karyawannya serta bagi siswa sekolah juga bisa diseragamkan pada setiap hari jum’at, masih banyak peran serta masyarakat dalam ikut membantu melestarikan penggunaan Batik jonegoro ini. “ jangan setelah dilaunching lalu dilipat, harus digunakan dan mulailah gemar menggunakan batik Jonegoro dalam setiap event, “ Tegas Suyoto sambil menunjukkan bajunya yang bermotif kayangan  api yang akan digunakan pada penayangan iklan batik Jonegoro di salah satu Televisi.</p>
<p>&#8220;Batik di Bojonegoro sebenarnya tidak ada satu melainkan 2 yakni Batik Jumput dan Batik Madrim, untuk nama Batik Madrim ini orang sudah banyak mengenal merupakan Patih dari Raja Angling Darma dari Kerajaan Malowopati yang petilasannya ada di Desa Wotan Ngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, “ Ungkap Suyoto sebelum melakukan pelaunchingan 9 Motif Batik Jonegoroan dengan ditandai penandataangan menggunakan Canting Batik di kain putih serta pemukulan gong sebanyak 9 kali menandakan ada 9 Motif Batik yang di launching.</p>
<p>Untuk memeriahkan acara launching 9 Motif Batik Jonegoro kali ini, telah dilakukan peragaan Busana dengan menggunakan ke 9  Motif Batik Jonegoro oleh para Kange – Yune 2009 dan yang tidak kalah menariknya juga di buka basar batik Jonegoro di halaman pemkab serta bagi masyarakat yang ingin memliki batik Jonegoro bisa mendapatkannya di Kecamatan Temayang, Kecamatan Dander dan Purwosari. (Kominfo/PTI)</p>
<p>Source : http://www.bojonegorokab.go.id/index.php?option=com_content&#038;view=article&#038;id=324:berita-bojonegoro&#038;catid=37:content-berita</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bojonegoro.com/2010/01/07/9-motif-batik-jonegoro-di-launching/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekeringan di Bojonegoro Meluas</title>
		<link>http://www.bojonegoro.com/2009/10/18/kekeringan-di-bojonegoro-meluas/</link>
		<comments>http://www.bojonegoro.com/2009/10/18/kekeringan-di-bojonegoro-meluas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 23:47:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Novrandianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bojonegoro.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Meski di beberapa daerah di Jawa Timur sudah mulai turun hujan, tetapi masalah kekeringan di Bojonegoro belum tuntas. Dilaporkan JOE dari Radio Suara Bojonegoro Indah FM dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Sabtu (17/10), sejak 2 bulan terakhir, kekeringan di Bojonegoro sudah meluas hingga 15 kecamatan. Dari jumlah itu 12 kecamatan diantaranya benar-benar kesulitan memenuhi kebutuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meski di beberapa daerah di Jawa Timur sudah mulai turun hujan, tetapi masalah kekeringan di Bojonegoro belum tuntas.</p>
<p>Dilaporkan JOE dari Radio Suara Bojonegoro Indah FM dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Sabtu (17/10), sejak 2 bulan terakhir, kekeringan di Bojonegoro sudah meluas hingga 15 kecamatan. Dari jumlah itu 12 kecamatan diantaranya benar-benar kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.</p>
<p><span id="more-263"></span><br />
Dari data terakhir di kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) tercatat 64 desa di 12 kecamatan mengalami kekeringan. Penambahan desa diantaranya berasal dari Kecamatan Tambakrejo yakni Desa Jatimulyo, Malingmati, dan Turi. Sementara di Kecamatan Kedungadem, kekeringan meluas hingga di 13 desa.</p>
<p>MULYANTO Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Disnakertransos Bojonegoro mengatakan sudah menerima laporan mengenai kekeringan itu.</p>
<p>Dikatakan MULYANTO pihaknya juga sudah melakukan dropping air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan tersebut. Sedikitnya 7 armada dikerakan untuk melayani permintaan air bersih di daerah-daerah itu.</p>
<p>Jika sampai akhir bulan ini belum juga turun hujan, MULYANTO mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah desa yang mengalami kekeringan di Bojonegoro bertambah.</p>
<p>Untuk memenuhi permintaan air bersih, MULYANTO menyampaikan Disnakertransos sudah menggandeng PDAM Bojonegoro mewakili 3 wilayah barat, tengah dan timur Bojonegoro. Ketiganya dari Kecamatan Padangan, Kota, dan Kanor. (far/git)</p>
<p>http://www.suarasurabaya.net/v06/kelanakota/?id=833af4a84679791b794ef36712de1710200970436</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bojonegoro.com/2009/10/18/kekeringan-di-bojonegoro-meluas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
