5 Siswa PHMS Bojonegoro Juara Melodi Kemerdekaan Kemenparekraf RI

Bojonegoro.com – Lima (5) anak Bojonegoro yang tergabung dalam Peristiwa Harmoni Music School (PHMS) asuhan Andre Peristiwa mengharumkan nama Bojonegoro di ajang musik “Melodi kemerdekaan 2024” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) dengan mempercayakan Indonesia X JKT 48 sebagai tim kreatifnya.
Lima anak yang membawa harum nama Bojonegoro adalah :
– Bilqis (16) dan Sheva (15) mereka adalah Pemenang Juara Utama atau Juara 1 dengan membawakan lagu Gemu Fa Mi Re
– Reiner (7) masuk ketegori 17 Besar Juara favorit dengan membawakan lagu Kampuang nan jauh di mato
– Assyifa (15) keluar sebagai 17 Besar Juara favorit dengan membawakan lagu Apuse.
– Kayla (16) juga mampu menembus 17 Besar Juara favorit dengan lagu Rasa Sayange.
Anak didik Peristiwa Harmoni ini mampu menyisihkan 200 peserta dari seluruh penjuru Indonesia yang mengikuti ajang cukup bergengsi ini. Panitia menyiapkan 9 opsi lagu daerah untuk diaransemen,dinyanyikan dan dikreasikan peserta lomba.
9 Lagu tersebut adalah Cublak-cublak Suweng, Rasa sayange, Kampuang Nan Jauh di Mato, Cik Periuk, Apuse, Anging Mamiri, Gemu Fa Mi Re, Kicir-Kicir, Manuk Dadali dan memperebutkan total hadiah 17 Juta.
Andre Peristiwa selaku owner dan sekaligus guru musik di PHMS saat ditemui awak media menyampaikan rasa senang dan bahagianya anak didiknya mampu menunjukan kemampuan terbaiknya dan menjadi juara pada ajang musik Melodi Kemerdekaan 2024. Kamis (12/09/2024)

Adapun tujuan mengikuti acara ini adalah untuk untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak didik betapa kayanya lagu-lagu daerah di Indonesia, sekaligus menambah teman dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya. Kedepannya anak-anak mampu menambah perbendaharaan khasanah Nusantara.
Andre menambahkan untuk audio di lomba bentuk karyanya reinterpretation lagu yang sudah ada, memakai konsep Akustik Semriwing 1 dengan instrument improvisasi gitar akustik dan improvisasi Vocal.
Lebih lanjut Andre mengatakan lokasi pengambilan gambar video atau visual berada di Bojonegoro, diantaranya adalah “Monkey River” alias kali kethek, Kayangan api dan Grogolan Land yang berada di kecamatan Dander.
” Alasan pemilihan lokasi pengambilan gambar adalah banyaknya pilihan spot dan Bojonegoro banget” jelas Andre.
Pemilihan lagu beserta penggarapan 4 karya ini terbilang singkat, pasalnya padatnya kegiatan anak-anak yang juga memiliki kegiatan lainnya, misal, jadwal manggung Bilqis sebagai drummer di bandnya beautykillers_official dan kayla sebagai Vocal yang cukup padat.begitu juga Assyifa juga ada kegiatan sebagai Vocalis Group untuk mengisi salah satu acara Dinas Pemuda dan Olahraga yang berdekatan dengan lomba ini.
Dalam mengikuti lomba Melodi Kemerdekaan ini kamu tidak memberi beban target target harus menang, saya hanya menekankan untuk serius dan menjiwai prosesnya yang harus maksimal, jujur dan bertanggung jawab, tutur Andre.
Disingung apa yang menjadi resep atau kunci anak anak PHMS mampu menjadi pemenang Andre mengatakan setidaknya ada 4 faktor, yaitu pemilihan lagu yang tepat, dedikasi anak-anak, talenta dan kreatifitas tim, Pungkas Andre.
