Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

50 Sukerta -Sukerti Ikuti Prosesi Ruwatan Murwakala Masal di Kayangan Api

IMG 20220730 WA0013

Bojonegoro.com -Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Bojonegoro kembali menggelar ruwatan Murwakala gratis bagi sukerta sukerti di tempat wisata Kayangan Api di Ngembul, Desa Sendangrejo, kecamatan Ngasem, kabupaten Bojonegoro. Sabtu, (30/07/22) Ruwatan Murwakala ditandai dengan pagelaran Wayang kulit dengan lakon Murwakala oleh dalang Ki Priyo Darsono dari Nglampin Ngasem.

Prosesi adat diawali dengan kirab 50 sukerti sukerta berpakaian serba putih dengan membawa ubo rampe prosesi ritual berupa kembang setaman, telur, bubur Merah dan takir plontang, dan dipimpin oleh penari cucuk lampah dengan mengitari api abadi denagn diiringi gamelan dan  tetembangan gendhing jawa tentang Pitutur luhur dari pembawa acara (MC) yang juga berpakaian lengkap beskap Jawa.

Hadir dalam ruwatan tersebut, Sekretaris Daerah Nurul Azizah, jajaran staf ahli, kepala OPD, Dirut RSUD Sosodoro, Forkopimda, Camat Ngasem, Forkopimca Ngasem, Kepala Desa Sendangharjo, Kecamatan Dander, serta tamu undangan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Budiyanto menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, peraturan daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 1 Tahun 2020 tentang pelestarian kesenian tradisional, dan program pembangunan kebudayaan pada Disbudpar Kabupaten Bojonegoro.

Ruwatan Murwakala, lanjut Budiyanto merupakan rangkaian upacara tradisi jawa yang bertujuan membersihkan diri atau mensucikan diri agar terhindar dari marabahaya, dengan itu diharapkan bisa hidup bahagja dan sejahtera

Kegiatan Ruwatan Murwala juga bertujuan  melestarikan dan aktualisasi adat budaya daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi dan budaya daerah itu sendiri.

Kegiatan ini Juga sebagai upaya mengenalkan budaya ruwatan sebagai bagian tradisi di Kabupaten Bojonegoro dimana Pemkab Bojonegoro memberikan fasilitasi kepada masyarakat agar dapat mengikuti ruwatan massal di Kayangan Api.

“Peserta adalah masyarakat Bojonegoro dan tidak dipungut biaya. Karena masih dalan situasi pandemi peserta dibatasi 50 jenis sukerto,” jelas Budiyanto.

IMG 20220730 WA0014

50 sukerta sukerti berjalan mengitari api abadi dimpimpin oleh penari cucuk lampah

Sukerto, lanjutnya ialah anak yang lahir dengan kondisi tertentu yang harus diruwat agar bisa hidup sejahtera dalam keyakinan tradisi jawa. 50 sukerto ini terdiri 92 peserta didampingu 100 orangtua. Prosesi ruwatan dipimpin langsung oleh Ki Priyo Darsono dari Desa Nglampis, Kecamatan Ngambon.

Dalam kesempatan itu Budiyanto mengimbau para peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebelum prosesi ruwatan, sekretaris daerah Nurul Azizah menyerahkan secara simbolis wayang. Wisnu kepada dalang, dimana diceritakan dalam lakon Murwakala, Wisnu adalah tokoh yang membebaskan sukerto dan sukerti dari Kala atau bahaya karena kutukan Betarakala.

 

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melepas peserta studi banding Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB), Rabu (15/5/2024) di Pendopo Malowopati. Para peserta akan belajar berbagai...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Anugerah Patriot Jawi Wetan II (APJW), Pemkab Bojonegoro menargetkan bisa masuk 5 (lima) besar nominasi desa/kelurahan terbaik se-...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, SH, SIK, M.Si ingatkan seluruh personel Polres Bojonegoro dan jajaran agar tetap menjaga netralitas jelang Pemilihan Kepala...

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – SOLO- Ibu Pj. TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kab. Bojonegoro, Dian Adiyanto Adriyanto turut menghadiri acara puncak Tasyakuran HUT Dekranasda Ke-44 dan...

X