Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20211007 WA0102

Kabar

Padat Karya, Koperasi Kareb Harap Cukai Rokok Tidak Dinaikkan

Bojonegoro.com – Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (Kareb), Jawa Timur berharap cukai rokok tidak dinaikkan pada tahun 2022 mendatang. Lantaran koperasi tersebut dijalankan lebih banyak menggunakan tenaga manusia ketimbang tenaga mesin atau disebut dengan istilah padat karya.

Sekretaris Koperasi Kareb Bojonegoro mengatakan bahwa produksi SKT (Sigaret Kretek Tangan) dirasakan sangat membantu masyarakat. Sebab menggunakan sistem padat karya, yang mana menggunakan lebih banyak manusia daripada penggunaan tenaga mesin.

“Banyak karyawan kami menjadi tulang punggung ekonomi bagi keluarganya. Sebab suaminya terkena PHK akibat terdampak pandemi,” katanya kepada Bojonegoro.com, Kamis (07/10/2021).

Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap, apa yang disampaikan oleh Pakdhe Karwo saat kunjungan hari Rabu (06/10/2021) kemarin perihal kenaikan cukai agar tidak dinaikkan terutama untuk produk rokok SKT dapat dikabulkan oleh Pemerintah Pusat.

“Karena apa, kalau cukai dinaikkan akan berdampak pada pengurangan paket pengerjaan SKT. Otomatis jumlah pekerja akan berkurang. Padahal banyak keluarga yang bergantung kehidupannya dari karyawan pekerja SKT,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disperinakertrans) Kabupaten Bojonegoro, Slamet sangat mengapresiasi Koperasi Kareb atas serapan ribuan tenaga kerja asli Bojonegoro.

Dalam data Disperinakertans Bojonegoro di Mitra Produksi Sigaret (MPS) kapas yang dikelola oleh Koperasi Kareb, tercatat sebanyak 1.809 pekerja. Sementara di Redrying tercatat sebanyak 790 pekerja. atau total 2.599 karyawan.

“Ini belum termasuk penambahan karyawan baru yang masih dalam proses pelaporan ke Disperinaker ya. Jumlahnya lebih dari ini. Dan selama ini Koperasi Kareb sangat aktif memberikan laporan ke kami,” ungkap Slamet.

Sementara itu, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Sukur Priyanto menuturkan, bahwa SKT Sampoerna Bojonegoro sangat menyerap banyak tenaga kerja. Di pundak dan tangan para buruh SKT inilah, mereka berjuang meningkatan ekonomi keluarga mereka.

Baca Juga :  Cooling System Jelang Pemilu 2024, Polres Bojonegoro Gelar Konser Sholawat

“Rabu, 05/10/2021, kemarin, kebetulan saya berkesempatan menemani Bapak Dr. H. Soekarwo, SH., M.HUM berkunjung di SKT Sampoerna Bojonegoro untuk melihat langsung proses awal sampai produk jadi yang siap dikemas dan dipasarkan,” ujarnya.

Dari situ, Sukur berpendapat, kenaikan cukai rokok tahun 2022, dapat mengganggu stabilitas ekonomi para pekerja rokok SKT. Karena banyak pekerja rokok SKT yang menggantungkan mata pencaharian satu-satunya sebagai karyawan SKT. Hal itu dinilai berbeda dengan produksi rokok yang menggunakan mesin.

“Mudah-mudahan, pada 2022 nanti tidak ada kenaikan cukai SKT. Supaya ribuan tenaga kerja tetap bisa tersenyum menghadapi masa depan,” harapnya.(*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Wisata

Bojonegoro.com – Keinginan besar untuk mengenal Indonesia lebih dekat menguatkan tekad Syaiful A Rachman (SAR) melakukan perjalanan keliling Nusantara. Dengan menggunakan si Oyen, kendaraan...

Hukum

Bojonegoro.com – SURABAYA – Pelaksanaan Otonomi Desa setelah lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ternyata tidak sepenuhnya menguntungkan Desa. Di undang-undang tersebut...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Kabupaten Bojonegoro resmi mulai dipimpin oleh Adriyanto, SE., MM., Ma., Ph.D, setelah dilantik sebagai Penjabat Bupati Bojonegoro, Minggu (24/9/2023). Pelantikan dan pengambilan...

Kabar

Bojonegoro.com – Masyarakat diminta untuk berhati-hati dengan nomor telepon ‘0852-8111-1235’ yang mengatasnamakan Penjabat Bupati Bojonegoro Adriyanto. Nomor telepon hoax tersebut juga memasang profil Pj....

X