Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20220825 WA0022

Kesehatan

Angka Stunting di Bojonegoro Turun, Pemkab Bojonegoro Apresiasi Sinergi Semua Pihak Terkait 

Bojonegoro com – Pemerntah kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen dalam percepatan penurunan angka stunting. Hingga Agustus 2022, angka kasus stunting menunjuk ke  3,28% atau turun dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Bojonegoro Nurul Azizah dalam penilaian kinerja pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Synergy Room lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (25/8/2022).

Hadir pula dalam kegiatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Djoko Lukito, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bojonegoro, Kepala OPD yang terkait, organisasi masyarakat wanita, Tim Penggerak PKK. Sedangkan Tim Penilai dari Provinsi Jawa Timur hadir secara virtual.

Sekda Nurul Azizah menyampaikan bahwa angka stunting di Kabupaten Bojonegoro pada Agustus 2021 dengan balita yang diukur sebanyak 74.850 lebih. Dari jumlah itu, bayi stunting terdata sejumlah 4.277 anak. Artinya ada 5,71 % yang dinyatakan sebagai balita stunting.

Setelah dilakukanya 8 aksi konvergensi, sesuai data hari ini yaitu bulan Juni 2022, bahwa dengan jumlah bayi yang diukur sebanyak 75.626 anak yang stunting mengalami penurunan yaitu 2.477 anak. Artinya hanya 3,28 % saja.

“Sehingga kalau kita bandingkan dengan data bulan Agustus 2021 mengalami penurunan,” tuturnya.

Nurul Azizah menjelaskan penurunan tersebut tentunya tidak secara tiba-tiba. Namun ada beberapa aksi yang telah dilakukan, diantaranya melaksanakan aksi pertama pada tahun 2021 yaitu Kabupaten Bojonegoro mengevaluasi dan menentukan wilayah kecamatan dengan angka stunting tertinggi serta menentukan lokasi fokus (lokus) penanganan stunting.

Dia melanjutkan pelaksanaan aksi kedua sebagai bentuk support pemerintah kabupaten dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kebijakan anggaran yang diberikan kepada organisasi perangkat daerah yang ditunjuk. Sementara untuk pelaksanaan aksi ketiga Pemkab Bojonegoro melakukan rembug stunting yang dihadiri untuk berdiskusi sebagaimana program penurunan angka stunting bisa secepatnya dilakukan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Bangun Sanitasi dan Instalasi Air Bersih,

“Tidak hanya itu, Pemkab Bojonegoro juga membuat regulasi (perbup) terkait desa tentang upaya penurunan stunting, pembinaan kader pembangunan manusia, manajemen data, pengukuran dan publikasi data stunting serta reviuw kinerja tahunan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Nurul Azizah juga menegaskan ada banyak tantangan dan upaya yang harus dikembangkan. “Saya juga mengapresiasi kepada puskesmas yang menghadirkan inovasi dalam percepatan penanganan stunting serta dapat memberikan inspirasi kepada puskesmasnya lainnya,” pungkas Nurul Azizah.

Berikut Inovasi Puskesmas dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bojonegoro :

1. Puskesmas Pungpungan yaitu inovasi GARANG ASEM (Gerakan Atasi Gizi Kurang Melalui Anjuran Gizi Seimbang)

2. Puskesmas Balen Yaitu inovasi KEMBANG SURGA (Kelas Ibu Hamil Dengan Pemberdayaan Pendampingan Suami dan Keluarga)

3. Puskesma Bojonegoro Yaitu inovasi KECENGAN SI MIA ( Kader Siaga Cegah dan Tanggulangi Permasalahan Gizi dan Anemia)

4. Puskesmas Gondang yaitu inovasi MELUKIS SENJA (Meningkatkan Kepedulian Kesehatan Sejak Remaja)

5. Puskesmas Trucuk yaitu inovasi KEMILAU TING TING (Konseling Ibu Hamil Untuk Mencegah Stunting)

6. Puskesmas Bubulan yaitu inovasi CENTING KELOR (Cegah Stunting Dengan Es Krim Daun Kelor)

7. Puskesmas Gayam yaitu inovasi KENYAL KENYIL (Kelompok Penyayang Lansia dan Kelompok Penyayang Ibu Hamil)

8. Puskesmas Gunung Sari yaitu inovasi SERIBU TAPE (Setiap Hari Rabu Minum Tablet FE)

9. Puskesmas Sumberrejo yaitu PETA GERMAS (Penanaman TOGA Dengan Memanfaatkan Air IPAL Puskesmas Oleh SBH) (*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

Bojonegoro.com – 32 Tim bertanding di Grand Final ESprot Bupati Cup 2022 dan berusaha menampilkan yang terbaik,  dipandu 2 reporter pertandingan yang digelar di...

Olahraga

Bojonegoro.com – Muhamad Haviz Rizal Wibowo (13) dan Aurelia Zahara Asa (13) atlit renang potensial dari Bojonegoro mampu menorehkan prestasi yang membanggakan saat mengikuti...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Iringan musik dan gemerlap lampu menjadi tanda dimulainya Bojonegoro Fruit and Veggie Fashion Street Competition sebagai puncak acara Getuk Parasa yang diselenggarakan...

Info

Lowongan Kerja Di cari tenaga jahit halus Pria / wanita untuk berkerja di rumah Mode ARVA. Diutamakan Lulusan SMK. Lincah, disiplin dan rajin. Yang...

X