Bojonegoro.com – Ziarah ke makam para leluhur mengawali rangkaian kegiatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348. Hal tersebut dilakukan oleh Bupati Setyo Wahono dan Wabup Nurul Azizah Ziarah bersama rombongan kecil berangkat menuju Makam Adipati Haryo Matahun, di desa Ngraseh, kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Sebuah tradisi yang bukan sekadar seremonial, melainkan napak tilas spiritual untuk mengenang dan meneladani jasa para pendahulu.
Rombongan terdiri dari Bupati Setyo Wahono didampingi istri, Cantika Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta beberapa kepada OPD lingkup Pemkab Bojonegoro. Dengan mengenakan pakaian serba putih, dengan khusyuk, mereka menggelar doa di setiap makam para leluhur yang disinggahi.
Ziarah pertama dilakukan di Makam Adipati Haryo Matahun, salah satu tokoh yang banyak berperan pada cikal bakal pembuka wilayah Bojonegoro. Keheningan penuh kekhusukan menyelimuti setiap peziarah.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Makam Adipati Djojonegoro di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, dan ditutup di Makam Kanjeng Sumantri di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan, peringatan HJB ke-348 menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk meneladani semangat para leluhur yang telah meletakkan dasar perjuangan Bojonegoro.
“Kita sebagai generasi penerus harus mampu meneruskan perjuangan dan semangat para leluhur. Bojonegoro yang kita cintai ini tentu diimpikan menjadi daerah yang sejahtera, dengan terus berkolaborasi dan bersinergi membangun Bojonegoro lebih baik lagi,” ujarnya.
Peringatan Hari Jadi Bojonegoro tahun 2025 ini, Bupati juga meminta kepada kepala desa untuk melaksanakan tasyakuran bersama warga di masing-masing desa. Melalui tasyakuran serentak ini, pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk ikut memiliki dan mencintai Bojonegoro. Dari pelosok desa hingga pusat kota, warga menggelar doa bersama, menyajikan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur.
“Harapannya, masyarakat ikut memiliki Kabupaten Bojonegoro, bukan hanya menikmati hasil pembangunan tetapi juga turut menjaga dan berkontribusi,” imbuh Bupati Wahono. [*]










































