bojonegoro.com – Dua gelaran Porprov sebelumnya yaitu di tahun 2018 dan 2023 cabang olahraga panahan Bojonegoro puasa medali, namun saat ini kembali menemukan tajinya dan bangkit dalam Porprov IX di Malang Raya. Cabang Olahraga Panahan berhasil mendulang satu medali emas, Senin (30/6/25).
Emas itu dipersembahkan oleh tiga Srikandi Bojonegoro yaitu Andini Atha Aurellia, Dienda Desty Zahira, dan Javara Ilmira Harmono. ‘’Alhamdulillah hari ini satu medali emas beregu putri bisa dibawa pulang,’’ ucap Sahari, Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro. Dia menjelaskan raihan emas ini masih memungkinkan bertambah di hari selanjutnya.
Sahari yang berkesempatan hadir dan menyaksikan langsung dilapangan mengatakan raihan medali ini diharapkan akan membangkitkan semangat dan kepercayaan diri atlet panahan sekaligus bisa menjadi motivasi atlit Bojonegoro lainnya, Semoga dengan hasil ini meraka bisa tampil maksimal di laga selanjutnya, tuturnya.
Ketua kontingen Kabupaten Bojonegoro Tonny Ade Irawan, Menjelaskan tiga atlet panahan dari Pengkab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bojonegoro ini tampil percaya diri, solid dan fokus saat bertanding melesakkan anak panah ke target.
Hasilnya, tiga pemanah Bojonegoro masih belia ini mendapat total skor 1833. Unggul dari regu atlet panahan kota/kabupaten lain, dimana urutan kedua diduduki oleh regu atlet panahan Kabupaten Trenggalek dan Ranking tiga diperoleh atlet panahan Kota Surabaya ” jelasnya.
Tonny juga menjelaskan hal ini mengulang sukses emas di kejuaraan Popda Jatim 2024. Dia menuturkan torehan medali emas ini menandakan bahwa atlet panahan Bojonegoro mulai bangkit kembali. Pada Porprov 2023 atlet panahan tidak mendapat medali. “Kali terakhir pada 2019 sebagai tuan rumah mendapat dua emas dan dua perak” imbuhnya.
“Satu emas Porprov 2025 ini menjadi pelepas dahaga medali” ujarnya dengan semangat.










































