Bojonegoro.com – Digitalisasi pembayaran kini semakin dirasakan pelaku usaha kecil di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya usaha laundry yang mulai menyediakan layanan pembayaran non tunai menggunakan QRIS BRI untuk memudahkan pelanggan saat bertransaksi.
Sejumlah usaha laundry di Bojonegoro mengaku penggunaan QRIS membuat proses pembayaran menjadi lebih cepat, praktis, dan aman. Pelanggan tidak lagi perlu menyiapkan uang pas saat mengambil pakaian.
Pemilik usaha laundry di Kecamatan Bojonegoro Kota, Siti Aminah, mengatakan penggunaan QRIS BRI mulai diterapkan sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, banyak pelanggan terutama kalangan mahasiswa dan pekerja muda lebih memilih pembayaran digital dibanding tunai.
“Sekarang kebanyakan pelanggan langsung scan pakai BRImo atau dompet digital. Jadi lebih praktis dan kami juga tidak repot menyediakan uang kembalian,” ujarnya.
Ia menambahkan, transaksi digital juga membantu pencatatan keuangan usaha menjadi lebih rapi. Setiap pembayaran otomatis tercatat sehingga memudahkan pengecekan pendapatan harian.
“Kalau pakai QRIS lebih aman karena uang langsung masuk rekening. Kadang pelanggan juga merasa lebih nyaman karena tidak perlu pegang uang tunai,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pelanggan laundry, Rina Putri, mengaku terbantu dengan adanya pembayaran QRIS BRI. Menurut warga Bojonegoro tersebut, pembayaran digital sangat memudahkan ketika sedang terburu-buru atau tidak membawa uang tunai.
“Sering pas ambil laundry ternyata dompet kosong atau uang cash tidak cukup. Kalau ada QRIS jadi tinggal scan saja lewat HP,” katanya.
Hal serupa disampaikan pelanggan lainnya, Dimas Prasetyo. Ia menyebut penggunaan QRIS membuat transaksi terasa lebih modern dan efisien.
“Sekarang hampir semua tempat sudah bisa QRIS, termasuk laundry. Jadi lebih cepat dan praktis, apalagi buat anak muda yang memang sering pakai mobile banking,” ungkapnya.
Penggunaan QRIS BRI di sektor usaha kecil seperti laundry dinilai menjadi bagian dari percepatan transaksi digital di Bojonegoro. Selain memudahkan pelanggan, sistem pembayaran non tunai juga membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kecepatan transaksi










































