Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Berhasil Tekan Angka Stunting, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari BKKBN

IMG 20240629 WA0015

Semarang.com -, Penanganan stunting menjadi fokus bersama Pemerintah pada tahun 2024, seiring dengan target Indonesia untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 %. Kerja nyata Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam upaya menekan penurunan angka stunting turut membuahkan hasil yang signifikan. Hal tersebut tak luput atas aksi kolaboratif berbagai pihak serta elemen masyarakat dalam menumbuhkan tingkat kesadaran tinggi untuk mewujudkan program Pemerintah zero stunting.

Pemerintah RI melalui Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Daerah dalam upaya penurunan stunting yang berpadu di Malam Apresiasi Program Bangga Kencana Dan Percepatan Penurunan Stunting pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-31 terlaksana di kawasan Pusat Rekreasi Dan Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, Jawa Tengah Jumat, 28 Juni 2024.

Bojonegoro menjadi salah satu Kabupaten peraih penghargaan dengan kategori penurunan prevalensi stunting tertinggi, penghargaan diberikan langsung oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) kepada 15 Kab/Kota di Indonesia diantaranya : Kab Bojonegoro, Kab Lahat, Kab Siak, Kab Lamandau, Kab Ngawi, Kab Pesawaran, Kab Kerinci, Kab Bangkalan, Kab Batanghari, Kab Hulu Sungai Tengah, Kab Lamongan, Kab Pulau Morotai, Kab Dompu, Kota Tanjung Balai, serta Kab Sekadau.

Penjabat Bupati Bojonegoro Adriyanto sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, “alhamdulillah malam ini Kabupaten Bojonegoro mendapatkan penghargaan penurunan prevalensi stunting tertinggi Se-Indonesia”, jadi ini adalah suatu hasil kerja yang baik dari seluruh komponen masyarakat termasuk dengan tokoh masyarakat dalam peran serta meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak kita di Bojonegoro.

IMG 20240629 WA0010

Selanjutnya, saat ini angka stunting kita ada pada angka 14,1% sehingga turun drastis yang sebelumnya 24%, tentunya harapan saya di tahun ini mudah-mudahan bisa turun di bawah 10%, “tentu dibutuhkan koordinasi dan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat untuk menekan jauh lebih dalam stunting di Bojonegoro”.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba  

“Saya ingin mendorong masyarakat untuk bisa menjaga pola makan, hidup sehat, dan tentunya selalu menjaga kebersihan kita di wilayah masing-masing”, pesan Adriyanto.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyewa rumah kos yang terindikasi melakukan pelanggaran tindak asusila, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro langsung bergerak...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sanggar Anglingdarma Bojonegoro kembali memamerkan karya -karya epiknya dengan mengusung tema Impian Cita dan keinginan dikemas dalam malam pentas seni bersama ratusan...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sebagai wujud syukur atas nikmat dan rahmad Tuhan sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur, Pemerintah Kelurahan Banjarejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro akan menyelenggarakan sedekah...

Kabar

Bojonegoro.com – Jakarta – Polres Bojonegoro berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam kategori Pelayanan Prima dari hasil Penilaian dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP)...

X