Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20210816 WA0078

Kabar

Bersinergi Dengan Pemkab, HIPMI Siap Serap Tenaga Kerja Lokal

Bojonegoro.com – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama beberapa pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bojonegoro mengadakan pertemuan Minggu (15/8/2021) di Kafe Semilir. Dengan menerapkan prokes Covid-19, organisasi baru tersebut siap berkontribusi untuk menumbuhkan semangat pengusaha muda di Bojonegoro.

Bupati Anna menyambut positif dan bangga dengan semangat milenial Bojonegoro yang berkecimpung di dunia usaha. Pasalnya, keberadaan pengusaha muda dipastikan akan menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan dampak positif untuk pembangunan Bojonegoro.

“Sewaktu-waktu HIPMI bisa bersinergi dengan Pemkab tentang beberapa program yang sedang berjalan,” ungkap Bupati.

Bupati Anna juga memaparkan beberapa program Pemkab Bojonegoro yang nantinya bisa bersinergi dengan HIPMI Bojonegoro. Terkait fokus pemkab dalam pendataan maupun penerbitan izin P-IRT untuk UKM yang telah ada. Sehingga ke depan, data-data yang ada tersusun rapi, dan mudah jika ada bantuan program untuk UMKM.

“HIPMI ini penting dalam memperluas jaringan, belajar manajemen bisnis, dan sebagai update informasi mengenai regulasi yang ada. Supaya HIPMI tahan banting terhadap apapun permasalahan usaha dan kondisi ekonomi yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bojonegoro, Achmad Sirojul Munir mengawali pertemuan dengan memperkenalkan kepengurusan HIPMI Bojonegoro yang beranggotakan pengusaha di bawah usia 40 tahun. Meskipun belum menggelar pelantikan, HIPMI Bojonegoro sudah menyiapkan program kerja ke depan di saat masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

“Pertemuan dengan Bupati tetap menerapkan protokol kesehatan. Kita menyampaikan gagasan besar bagaimana menumbuhkan peluang usaha bagi pemuda di Bojonegoro,” jelasnya usai pertemuan di Kafe Semilir, Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro, milik anggota HIPMI Bojonegoro.

Menurut Achmad, sapaan akrabnya, ia turut menyampaikan program yang akan di-launching oleh BPC HIMPI Bojonegoro. Ada tiga program untuk mendukung pertumbuhan pengusaha di Bojonegoro. Di antaranya, RUPA KERJA (Rumah Pendaftaran Kerja), merupakan upaya HIPMI membantu para pencari kerja dengan mempersiapkan persyaratan dan konektivitas.

Baca Juga :  Damkar Bojonegoro Lakukan 735 Kasus Penyelamatan Tawon dan Ular di Pemukiman

Serta akan mendirikan KLINIK PARU (Klinik Pengusaha Baru) sebagai ruang belajar, program pendampingan, diskusi dan pelatihan wirausaha gratis oleh pengusaha anggota HIPMI. Selain itu, HIPMI Bojonegoro juga masuk ke perguruan tinggi, melalui program LOBI MASBON (Lomba Bisnis Mahasiswa Bojonegoro) yang merupakan ajang perlombaan business plan bagi mahasiswa Bojonegoro dengan hadiah modal usaha.

“Target tahun ini ada 200 Pengusaha yang akan bergabung dengan kita. Serta dengan adanya HIPMI, perguruan tinggi kita targetkan ada seribu pengusaha yang ada di jaringan BPC HIPMI Bojonegoro di akhir periode nantinya,” terangnya.

Tampak saat pertemuan yang berlangsung singkat sekitar kurang 20 menit, seluruhnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, menggunakan handsanitizer sebelum menikmati jamuan dan sesekali membuka masker. Serta menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki Kafe.

Selain itu Kafe Semilir Mulyoagung Bojonegoro, juga berpartisipasi mengikuti perlombaan warung kopi maupun kafe hias yang digagas Polres Bojonegoro. Agar geliat Usaha Kecil Menengah (UKM) tetap bergeliat dengan protokol kesehatan, karena adanya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Tingkat 3 di wilayah Kabupaten Bojonegoro. dari 2 tahun pandemi Covid-19 belum juga usai. Pemerintah juga telah menerapkan kebijakan dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 3.

Kebijakan yang berdampak pada segala sektor, terutama pada sektor ekonomi masyarakat, baik di kota maupun di desa. Meski kondisi ekonomi mengalami kesulitan, namun hal itu tidak memudarkan para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terutama pemilik warung kopi (warkop) dan Café di Bojonegoro dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

Di tengah pandemi dan PPKM Darurat Level 3, Polres Bojonegoro menggelar lomba warkop maupun café hias dan prokes dan dinilai oleh tim independen dari eksternal kepolisian.

Baca Juga :  Para Pahlawan di Bojonegoro, Abadi dalam Nama Jalan dan Fasilitas Umum

Saat di konfirmasi oleh awak media ini, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan bahwa Polres Bojonegoro menggelar perlombaan warkop maupun café hias dan prokes di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Pembukaan lomba hias warkop maupun café dimulai tanggal 1 – 14 Agustus 2021. Dalam perlombaan ini ada tiga kreterian yakni kreativitas ide, kreativitas seni dan kreativitas visual yang didominasi warna merah putih.

“Lomba warkop dan café hias ini sudah diikuti sekitar 100 lebih peserta yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Dalam penilaian biar objektif tim penilai dari eksternal kepolisian,” kata Kapolres Bojonegoro kepada awak media ini, Sabtu(14/8/2021).

Lanjut AKBP EG Pandia menjelaskan dalam lomba warkop maupun café hias dan prokes ini mengambil tema merah putih yang merupakan implementasi program Inovasi ASTUTI (Agunge Sikap Tulung Tinulung) Polres Bojonegoro guna membangkitkan semangat Kemerdekaan di masa pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat Level 3 terutama pada sektor ekonomi UKM.

“Perlombaan hias warkop ini dengan tema merah putih digelar agar memotivasi semangat para pelaku usaha untuk bangkit di tengah pandemi sehingga perekonomian kembali membaik,” tandas EG Pandia.

Pantuan dari awak media ini, Kapolres Bojonegoro mengunjungi secara mendadak beberapa lokasi di beberapa warkop yang ada di kawasan kota Bojonegoro. Untuk melakukan penilaian di antaranya hiasan warung, kreasi dan kreatifitas, tampilan pelayanan kepada konsumen, pesan/sosialisasi protokol kesehatan (prokes) serta dominasi warna merah putih.

Sementara itu, pengelola warkop cangkir, Puji (40) jalan Basuki Rahmat merasa kaget warkopnya didatangi sendiri oleh Kapolres Bojonegoro sambil memberikan bingkisan serta minuman suplemen imunitas.

Data yang dihimpun oleh awak media ini, untuk perlombaan warkop dan café hias ini para peserta lomba mengirimkan hasil video kemudian akan dilakukan penilaian oleh tim juri dan yang masuk nominasi terbaik akan ditinjau secara dadakan oleh Kapolres Bojonegoro. (wf/hms)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

Bojonegoro.com – 32 Tim bertanding di Grand Final ESprot Bupati Cup 2022 dan berusaha menampilkan yang terbaik,  dipandu 2 reporter pertandingan yang digelar di...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Fashion Street Red Carpet (FRC) kembali hadir di Car Free Day (CFD) Alun – alun Bojonegoro, namun ada yang berbeda dengan penampilan...

Olahraga

Bojonegoro.com – Muhamad Haviz Rizal Wibowo (13) dan Aurelia Zahara Asa (13) atlit renang potensial dari Bojonegoro mampu menorehkan prestasi yang membanggakan saat mengikuti...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Iringan musik dan gemerlap lampu menjadi tanda dimulainya Bojonegoro Fruit and Veggie Fashion Street Competition sebagai puncak acara Getuk Parasa yang diselenggarakan...

X