Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20230109 WA0044

Kabar

BPKAD Tegaskan Silpa APBD 2022 Karena Adanya Transfer Kurang Bayar Dana Bagi Hasil Migas

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah membenarkan jika akan ada sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) APBD 2022.

Menurut keterangan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, (BPKAD) Luluk Alifah, Silpa terjadi karena adanya transfer kurang bayar Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (Migas) tahun 2021 pada 29 Desember 2022.

“Kurang bayar DBH Migas tersebut sebesar 15 persen atau senilai Rp 648.799.144.936,” ungkap Luluk, Senin (09/01/2023).

Dengan adanya transfer kurang bayar tersebut Pemkab Bojonegoro tidak bisa menyerap anggaran sepenuhnya karena APBD tahun 2023 telah ditetapkan pada 27 November 2022 lalu.

Menurutnya, dari anggaran belanja sebesar Rp6.493.152.149.138 terealisasi sebesar Rp5.377.965.426.447 atau sebesar 82,83 persen.

Ada empat macam belanja di dalam postur APBD diantaranya belanja operasi yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang, belanja subsidi, belanja hibah, belanja sosial dan bantuan keuangan daerah.

Yang kedua adalah belanja modal yang terdiri dari belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja jalan, irigasi dan jaringan serta belanja aset tetap lainnya.

Yang ketiga, lanjut Luluk, adalah belanja tak terduga yang digunakan untuk kebencanaan.

“Keempat adalah belanja tranfer yang terdiri dari bagi hasil pajak dan bagi hasil retribusi,”lanjutnya.

Luluk menjelaskan, realisasi anggaran belanja tahun 2022 telah mencapai maksimal yakni 82,83 persen. Hal ini dikarenakan belanja tanah dari pagu sebesar Rp491.192.865.870 baru terealisasi sebesar Rp10.736.412.943 atau 2,19 persen.

“Sementara secara akumulasi, semua anggaran belanja sudah terserap maksimal rata-rata 80 sampai 96 persen lebih,”tegasnya.

Sedangkan, dana abdi sebesar Rp500 miliar tetap dicadangkan menunggu Peraturan Pemerintah.

Dia menyatakan, anggaran untuk seluruh program di Kabupaten Bojonegoro telah berjalan dengan baik terlebih mandatory spending untuk bidang pendidikan 22,71 persen sudah terpenuhi dan Dinas Kesehatan sebesar 17, 7 persen sudah terpenuhi. (*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Pendidikan

Bojonegoro.com – Universitas Bojonegoro (Unigoro) merupakan kampus di Bojonegoro, Jawa Timur, yang masuk penilaian kampus terbaik peringkat dunia. Informasi ini berdasarkan pemeringkatan universitas terbaik...

Olahraga

Bojonegoro.com – Dua pesilat PSHW (Persaudaraan Setia Hati Winongo) Cabang Bojonegoro berhasil membawa satu medali emas dan satu medali Perunggu dalam kejuaraan pencak silat...

Kabar

Bojonegoro.com – Pengelolaan Pasar Lama Bojonegoro yang berlokasi di Jl. Pasar No. 01 Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, seharusnya berjalan dengan baik....

Kabar

Bojonegoro.com  – Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto, SIK menggelar program Jumat Curhat. Kali ini, Jum’at Curhat bersama masyarakat Kecamatan Padangan yang bertempat di Balai...

X