Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Cara Unik Polres Bojonegoro, Keranda Mayat dan Pocong Gentayangan di Jalan, Ingatkan Warga Selalu Mematuhi Protokol Kesehatan

IMG 20210705 WA0094

Bojonegoro.com – Ada cara unik yang dilakukan Polres Bojonegoro dalam mensosialisasikan penggunaan masker di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Seperti yang Sat Binmas Polres Bojonegoro sosialisasi penggunaan maske dan 5M dengan cara membawa pocong dan keranda mayat diletakan diatas mobil dinas, Senin (5/7/2021).

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia melalui Kasat Binmas, AKP Sujono menjelaskan sosialisasi menggunakan pocong dan keranda mayat diletakan diatas mobil dinas ini bertujuan untuk memberikan syok terapi atau mengingatkan kepada mereka yang acuh terhadap protokol kesehatan pada penggunaan masker dan berkerumun. Terlebih lagi, tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di wilayahnya mulai menurun, terutama masih adanya masyarakat yang berkerumun di warung kopi, tempat makan ditengah pemberlakuan PPKM Darurat.

“Dengan edukasi yang unik tersebut, masyarakat diharapkan akan sadar betapa bahayanya wabah Covid-19 apalagi ada varian baru dari India dapat menyebabkan kematian,” kata Kasat Binmas, AKP Sujono saat dikonfirmasi awak media.

Dalam aksinya tersebut Kasat Binmas beserta anggota tidak lupa mengingatkan kepada masyarakat agar selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar. Selain itu memberikan himbauan kepada pelaku usaha warung makan, warung kopi dan café untuk tidak melayani makan/minum di tempat selama PPKM Darurat diberlakukan.

Mereka menuliskan tulisan di keranda mayat yang ditaruh diatas mobil dinas yang bertuliskan “OJO RONO RENE NDEK OMAH WAE NEK ORA PENGEN NUMPAK KENE”.

Sosialisasi edukasi tentang pentingnya menerapkan prokes Covid-19 dilakukan oleh Sat Binmas Polres Bojonegoro dengan menyusuri jalan protokol Kota Bojonegoro, Pasar Kota, Alun-alun dan tempat perbelanjaan modern/supermarket.

AKP Sujono, mengatakan konsep pocong dan kerandang mayat diletakan diatas berkeliling dipilih agar masyarakat ingat, bahwa Covid-19 masih mewabah, apalagi angka terkonfirmasi positif Covid-19 merangkak naik, sehingga Pemerintah menerapkan PPKM Darurat.

Baca Juga :  Rakor SDM PKH, Bupati Bojonegoro Tekankan Kesantunan, Integritas dan profesional

“Ini cara kita untuk mengingatkan kepada masyarakat karena angka terkonfirmasi positif Covid-19 naik. Masyarakat untuk mematuhi selama PPKM Darurat diberlakukan,” pungkas mantan Danki 3 Batalyon C Pelopor Bojonegoro Satbrimob Polda Jatim. (humas)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) MARGO SASONO KARYO MULYO Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo kabupaten Bojonegoro mengikuti misi dagang dan investasi bersama...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Thengul merupakan kesenian khas yang telah menjadi identitas Kabupaten Bojonegoro mampu menarik perhatian banyak pihak, inilah yang menjadi dasar Tim Badan Pengembangan...

Kabar

Bojonegoro.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesian (PSMTI) kabupaten Bojonegoro kembali melakukan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan sembako, kali ini menyasar Bojonegoro bagian barat...

Profile

Bojonegoro.com – Selamat Pagi Bojonegoro – Hallo Bojonegoro, Sapaan itu selalu terdengar setiap hari dari seorang penyiar radio Malowopati FM 95,8 MHz. Itu adalah...

X