Bojonegoro.com – Warga Desa Sukorejo RT 20 – RW 05 kecamatan/Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan kematian salah satu warganya Beni Widjaya (64 Th) yang ditemukan tewas dirumahnya, hal tersebut diketahui setelah tetangganya membuka paksa pintu rumahnya karena curiga yang bersangkutan 3 hari belakangan tidak muncul dan ada bau busuk disekitarnya. Selasa (16/09/25) sore.
Setelah berkoordinasi dengan ketua RT, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa warga mulai membuka paksa pintu dan didapati Beni telah jatuh tertelungkup di kamar mandi. Diduga terpeleset dan tidak ada yang menolong karena korban selama ini berstatus duda dan tinggal sendirian
Petugas dari kepolisian bersama warga Berhasil mengevakuasi mayat dan segera dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan dan otopsi.
Menurut kesaksian Jhoni tetangga yang rumahnya berhadap-hadapan dengan rumah korban menjelaskan pak Beni setiap hari keluar rumah, terlihat didepan merawat tanaman bonsainya dan kebiasaannya menyapa anak-anak saya sekedar guyon (bercanda), tapi 3 hari ini tidak ada nampak keluar rumah melakukan aktifitas. Maka saya bersama tetangga yang lain mencoba mengetuk pintu dan menelponnya tapi tidak ada yang suara menyahut dari dalam rumah.
“Salah satu dari warga mencoba mengintip dari kaca jendela, dan didapati kaki pak Beni kelihatan di depan pintu kamar mandi, akhirnya warga menghubungi perangkat desa dan Bhabinkamtibmas untuk dilakukan buka paksa pintu” tutur Jhoni.
Sementara itu Pj Kepala Desa Sukorejo Sam Aris Kurniawan membenarkan adanya warganya yang meninggal dan telah dilakukan penanganan dan korban sudah dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan dan otopsi.
“Menurut petugas kesehatan di Rumah Sakit, kemungkinan korban sudah meninggal 3 hari yang lalu (Sabtu malam) hal ini sesuai dengan keterangan dari bidan desa, dimana korban masih melakukan pemeriksaan kesehatan karena mengeluh sakit pada hari Jumat (13/09/25) pagi. Karena sudah sepuh, hidup sendiri, anak-anaknya tinggal diluar kota semua yaitu di jakarta dan Gresik, jadi saat sakit dan jatuh di kamar mandi tidak ada yang tahu dan menolongnya” jelas Sam Iwan.
Setelah ini akan segera dilakukan pemakaman jenazah, menunggu anaknya yang dari Gresik, masih dalam perjalanan, tutup Pj Kades Sukorejo.










































