Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hukum

Fenomena Perang Sarung di Bulan Ramadhan, Kapolres Bojonegoro Akan Tindak Tegas Pelaku

IMG 20230328 WA0027

Bojonegoro.com – Menjadi trending topik di masyarakat soal perang sarung antar remaja berujung tawuran. Pasalnya, perang sarung antar remaja ini meresahkan masyarakat. Perang sarung yang dilakukan oleh sekelompok remaja, yang saat ini menjadi semacam rutinitas menjelang saur di bulan Ramadhan.

Hingga berita ini diturunkan, perang sarung sudah terjadi di sejumlah wilayah yang berdampak pada timbulnya keresahan warga, karena tidak jarang berujung bentrok atau tawuran.

Dalam perang sarung yang terjadi di beberapa wilayah belakangan ini, diketahui bahwa sarung yang digunakan telah dimodifikasi dengan dibendel dan diisi batu dengan maksud mencederai lawannya.

Terkait fenomena perang sarung ini, Kapolres Bojonegoro Rogib Triyanto, SIK menyampaikan pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan tidak segan memproses para pelaku yang dengan tindakannya mengakibatkan dan menimbulkan korban.

“Perang sarung saat ini bukan lagi bentuk kenakalan remaja biasa, tapi ada tendensi yang menjurus pada aksi pidana. Apabila dalam aksi tersebut menimbulkan korban, akan diambil tindakan tegas dan akan diproses hukum bila terbukti ada pelanggaran pidana di dalamnya,” kata Kapolres Bojonegoro, Selasa(28/3/2023).

Ditambahkan Kapolres Bojonegoro, bahwa beberapa kejadian diwilayah lain, para pelaku aksi perang sarung juga membawa senjata tajam dan benda lain yang dapat mencederai orang lain.

“Untuk itu, kami mengimbau kepada orang tua atau masyarakat untuk waspada dan mengawasi pergaulan putra-putrinya. Arahkan para putra-putrinya untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat dan batasi waktu saat di luar rumah,” imbau Kapolres kepada awak media ini.

AKBP Rogib Triyanto juga meminta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan guru untuk memberikan edukasi pada para remaja bahwa perang sarung adalah aksi berbahaya dan dapat dijerat dengan pasal pidana apabila sampai melukai bahkan menghilangkan nyawa orang lain.

Pihaknya sudah menginstruksikan kepada anggota dari Polres dan Polsek jajaran untuk melakukan upaya preemtif dan preventif terkait potensi terjadinya perang sarung dan gangguan Kamtibmas lainnya.

“Kita optimalkan antisipasi dengan patroli secara rutin, baik Polres ataupun Polsek jajaran. Patrolinya diutamakan saat sahur, antisipasi perang sarung ataupun gangguan Kamtibmas lainnya. Namun demikian, peran serta masyarakat amat kami harapkan. Laporkan ke polisi bila ada kejadian mencurigakan termasuk bila ada kerumunan warga atau remaja yang melakukan aksi perang sarung. Jangan sampai terjadi perang sarung di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” tegas AKBP Rogib.(*/red)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – SOLO- Ibu Pj. TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kab. Bojonegoro, Dian Adiyanto Adriyanto turut menghadiri acara puncak Tasyakuran HUT Dekranasda Ke-44 dan...

Kabar

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara masif menyebarluaskan informasi terkait pangkalan LPG 3 kg bersubsidi. Langkah ini untuk memudahkan masyarakat mengetahui lokasi pangkalan yang...

Kabar

Bojonegoro.com  – Guna mendukung kelancaran dan keberhasilan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, Satlantas Polres Bojonegoro mengirim 8 personel sebagai...

Kesehatan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Bojonegoro mengadakan Lomba Cipta Menu Tahun 2024 denga...

X