Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Galakkan Program Pencegahan, Angka Perkawinan Anak di Bojonegoro Alami Penururun

jCwPJilL3k1FwVVf

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) terus melakukan upaya pencegahan perkawinan anak. Data yang diperoleh Dinas P3AKB menyebut, pada 2022 angka dispensasi kawin (diska) di Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan.

Kepala Dinas P3AKB Bojonegoro, Heru Sugiharto menuturkan pada tahun 2022, jumlah Diska di Bojonegoro turun sebanyak 13,31% dibanding tahun 2021. Jika pada 2021 sebanyak 601 diska, maka tahun 2022 turun menjadi 521 diska. Data tersebut bersumber dari Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Jawa Timur.

“Jumlah Diska di Kabupaten Bojonegoro ini sudah turun sebanyak 13,31%, dari jumlah rata-rata penurunan Diska Provinsi Jawa Timur sebesar 11,99%,” ungkapnya.

Heru menyampaikan Pemkab Bojonegoro akan terus melakukan upaya penurunan perkawinan anak di bawah umur. Dengan meningkatkan kesempatan mengikuti pendidikan lebih tinggi hingga usia 18 tahun dengan berbagai beasiswa yang disediakan. Selain itu, juga pemantapan program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) berbasis sekolah dan masyarakat melalui kegiatan kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Saka Kencana dengan Program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja).

Heru juga menjelaskan kerjasama lintas sektor dan penguatan pelembagaan dalam implementasi program pendewasaan usia perkawinan, antara lain program Sekolah Siaga Kependudukan dan UKM Kependudukan. Selain itu juga integrasi pada program Kabupaten Layak Anak (KLA) untuk pencegahan perkawinan anak.

“Saat ini peningkatan peran Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) serta Kader IMP yang ada di desa terus ditingkatkan untuk melakukan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) pencegahan perkawinan anak. Juga meningkatkan dan melibatkan peran forum anak dalam upaya pencegahan melalui sosialisasi di sekolah dan kelompok kegiatan anak,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara Ke 78, Polres Bojonegoro Tanam 1500 Pohon dan Salurkan Ribuan Bibit sayuran dan Lele

Dinas P3AKB juga terus melakukan upaya koordinasi dengan pihak lain seperti Pengadilan Agama untuk benar-benar mempertimbangkan persetujuan Diska dan melakukan laporan Diska dengan memasukkan nama sekolah. Tujuannya untuk memudahkan intervensi kepada sekolah untuk melakukan pencegahan perkawinan anak.

“Kita juga terus bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Bojonegoro maupun Cabdin Prov Jatim, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Kemenag, kecamatan, dan organisasi kemasyarakatan untuk terus melakukan sosialisasi dan turut berperan serta dalam upaya pencegahan perkawinan anak,” tandasnya.

Selain itu, upaya lain adalah melakukan promosi pencegahan perkawinan anak berupa e-book dan buku cetak terkait pencegahan perkawinan anak berbasis sekolah, video pencegahan perkawinan anak, Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yang disiarkan radio pemerintah dan swasta serta pemasangan baliho di jalan-jalan strategis.

“Dinas P3AKB juga membuat e-book Buku Kawan Bela (Pencegahan Perkawinan Anak Berbasis Sekolah) dan mendistribusikan ke pihak-pihak terkait contohnya ke sekolah-sekolah,” pungkasnya

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Serangkaian kegiatan digelar oleh pemerintah kelurahan Sumbang kecamatan/kabupaten Bojonegoro setiap  bulan Muharram diantaranya adalah pengajian umum, Grebek Tumpeng, pawai budaya, campursari dan...

Kriminal

Bojonegoro.com – jajaran Sat Reskrim Polres Bojonegoro terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku penganiayaan hingga menyebabkan meninggalnya A (20) warga Desa Banjaran,...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sanggar Anglingdarma Bojonegoro kembali memamerkan karya -karya epiknya dengan mengusung tema Impian Cita dan keinginan dikemas dalam malam pentas seni bersama ratusan...

Kabar

Bojonegoro.com – Imbauan Suro Damai yang telah disepakati  untuk tidak melakukan konvoi saat pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), namun ada beberapa...

X