Connect with us

Hi, what are you looking for?

IMG 20260707 WA0020
IMG 20260707 WA0020

Kesehatan

Gandeng Unair, Pemkab Bojonegoro Edukasi Konsumsi Protein Hewani Cegah Stunting

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen kuat dalam mempercepat penurunan dan pencegahan angka stunting dengan memperkuat ketahanan gizi keluarga. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kerja sama sinergis dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dalam menggelar acara Sarasehan yang bertajuk “Membangun Generasi Unggul Dimulai dari Keluarga dengan Konsumsi Protein Asal Hewani untuk Mencegah

Stunting”. Acara ini diselenggarakan di Pendopo Malowopati pada Selasa (7/7/2026).

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi optimalisasi potensi wilayah Bojonegoro yang kaya akan sektor peternakan dan perikanan, untuk dialokasikan langsung pada pemenuhan gizi keluarga. Kolaborasi berkelanjutan bersama Unair diharapkan mampu mengonversi kekayaan sumber daya alam lokal menjadi instrumen peningkatan kualitas hidup dan tumbuh kembang anak-anak di Bojonegoro.

 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, dalam sambutan utamanya, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan berkelanjutan dari civitas akademika Universitas Airlangga. Ibu Cantika menekankan bahwa edukasi mengenai kecukupan protein hewani seperti telur, ikan, daging, dan susu harus dimulai secara masif dari lingkup keluarga terkecil demi memastikan anak-anak tumbuh dengan optimal.

 

“Investasi yang paling menguntungkan dan menentukan untuk hari ini dan masa depan bukanlah emas batangan, bukan pula tanah, melainkan pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak kita. Ini adalah investasi jangka panjang yang nilainya tidak akan pernah turun, guna melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia,” tegas Ketua TP PKK Bojonegoro.

 

Pemkab Bojonegoro juga menyambut baik evaluasi program kemitraan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir, termasuk program diversifikasi populasi ternak unggulan dan pemantauan status gizi anak sekolah dasar (SD) di Bojonegoro.

 

Pencegahan stunting harus ditarik ke hulu, dimulai dari masa kehamilan hingga periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dekan FKH Unair, Prof. Dr. Lilik Maslachah, menguraikan bagaimana program unggulan seperti peternakan ayam petelur mandiri (Gayatri), budidaya lele, dan manajemen ternak domba di Bojonegoro menjadi pilar utama penyediaan protein hewani yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk konsumsi masyarakat lokal.

 

Melalui keterlibatan aktif para kader PKK Kecamatan dan Pokja Kabupaten, edukasi masif mengenai pengolahan protein hewani ini diharapkan dapat langsung disebarluaskan hingga ke tingkat dasawisma. Pemkab Bojonegoro berharap kegiatan ini bukan sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan motor penggerak bagi lahirnya kebijakan berbasis komunitas yang mampu membebaskan Bojonegoro dari stunting secara berkelanjutan.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Perancangan busana kebanggaan Bojonegoro, Sri Artiningsih, S.Pd, atau lebih dikenal dengan bunda Arva diundang Mitra Desa Nusantara (MDN) sebagai narasumber dalam seminar nasional...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) Pemkab Bojonegoro terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan penerima program, keberadaan...

Kabar

Bojonegoro.com  – “Jangan ada konvoi, arak-arakan.” Pesan itu disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menjelang pengesahan warga baru PSNU Pagar Nusa yang akan digelar...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong percepatan pengembangan kawasan tebu sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian gula nasional. Strategi menuju ke sana dibahas dalam...

X