Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Gelar Konpres, Polres Bojonegoro Amankan 18 Tersangka, Saat Ungkap 10 Kasus Tindak Kejahatan

IMG 20210524 WA0058

Bojonegoro.com – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro berhasil mengungkap kasus pengeroyokan (3 kasus), pencurian dengan pemberatan (Curat) 2 kasus, pencurian sepeda motor (Curanmor) 3 kasus, pemerasan dan penipuan penggelapan (2 kasus).

Dalam Konferensi Pers Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH yang didampingi Wakapolres Bojonegoro, Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas yang bertempat di taman Sat Reskrim, Senin(24/5/2021).

AKBP EG Pandia menjelaskan bahwa Sat Reskrim berhasil mengungkap kasus pengeroyokan, curat, curanmor, pemerasan dan penipuan penggelapan. Untuk kasus pengeroyokan berhasil diamankan 11 tersangka dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kecamatan Malo, Kecamatan Sumberejo dan Kecamatan Malo.

“Kasus tersebut, kita sangkaan pasal 170 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, untuk kasus lain yakni curat mengamankan 2 tersangka dengan TKP Desa Sambeng Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, modus operandi para tersangka dengan merusak kawat pembatas rumah kemudian masuk pekarangan rumah kemudian mengambil besi.

“Kita sangkaan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ucap AKBP EG Pandia.

Kemudian kasus curanmor roda dua berhasil diamankan 3 tersangka dengan TKP di Ds.Talun dan Ds.Pakuwon Kecamatan Sumberejo dan Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, modus operandi para tersangka menggunakan kunci palsu atau kunci T dengan merusak.

Kasus selanjutnya, penipuan dan penggelapan berhasil diamankan 1 tersangka dengan TKP Desa Kauman Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, dengan modus operandi tersangka pura-pura mengojek kemudian pas dalam perjalanan korban (ojek) di suruh berhenti, tersangka meminjam sepeda motor milik korban kemudian dibawa kabur.

“Untuk kasus curanmor dengan pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun penjara dan kasus tipu gelap dengan pasal 378 KUHP Jo pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” kata EG Pandia.

Baca Juga :  Pastikan Tiang Listrik di Taman Lokomotif Aman, Tim Gabungan Langsung Cek Lokasi

Masih menurut AKBP EG Pandia, kasus berikutnya kasus pemerasan berhasil diamankan 1 tersangka, TKP Desa Mori Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, modus operandi tersangka mengambil data pribadi dari laptop, oleh tersangka data tersebut di kirim kepada korban, selanjutnya korban diancam oleh tersangka apabila tidak menuruti perintahnya maka data pribadi milik korban akan disebarkan.

“Kita sangkaan pasal 45 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “ Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman,” pungkas Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia. (humas)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) MARGO SASONO KARYO MULYO Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo kabupaten Bojonegoro mengikuti misi dagang dan investasi bersama...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Thengul merupakan kesenian khas yang telah menjadi identitas Kabupaten Bojonegoro mampu menarik perhatian banyak pihak, inilah yang menjadi dasar Tim Badan Pengembangan...

Kabar

Bojonegoro.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesian (PSMTI) kabupaten Bojonegoro kembali melakukan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan sembako, kali ini menyasar Bojonegoro bagian barat...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Bupati Anna Mu’awanah menggelar pertemuan dengan badan eksekutif mahasiswa (BEM) dan sejumlah organisasi mahasiswa Bojonegoro di rumah dinas Jumat, 20/05/2022. Kesempatan tersebut...

X