Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20210922 WA0107

UKM

Gratis, BPJPH Gelar Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UKM Bojonegoro

Bojonegoro.com – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bojonegoro, Jawa Timur  menggelar Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) di Gedung Galeri Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) setempat. Rabu 22/09/2021.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Halal Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jatim, Ummu Khoiriyah mengatakan, bahwa penyelenggaraan Sosialisasi Seritifikasi Halal Gratis tersebut berdasar Surat Keputusan Kepala BPJH Nomor 77 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Fasilitas Sertifikasi Halal Gratis bagi Usaha Kecil dan Mikro (UKM).

“kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta dari pelaku UKM di Bojonegoro,” katanya kepada Bojonegoro.com.

Materi sosialisasi yang disampaikan, kata Ummu, perihal seputar pentingnya sertifikasi halal dan ketentuan tentang kewajiban produk bersertifikat halal yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku UKM yang ada di Indonesia.

“Untuk mendapat sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh BPJPH diperlukan beberapa tahapan. Salah satunya kajian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” terangnya.

Dijelaskan, persyaratan umum untuk peserta pelaku UKM, pertama adalah belum pernah mendapatkan sertifikasi halal dan tidak akan atau menerima fasilitas sertifikasi halal dari pihak lain.

Kedua, memiliki aspek legal yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB). Ketiga, memiliki usaha atau aset dibawah Rp 2 Milyar yang dibuktikan dengan data yang tercantum dalam NIB. Dan keempat melakukan usaha dan berproduksi secara kontinyu minimal selama tiga tahun.

Ummu menambahkan, obyek sertifikasi halal ada dua jenis, yaitu barang dan jasa. Sedangkan pada prinsipnya, sertifikasi halal ada tiga macam. Pertama, memastikan produk yang dihasilkan sesuai ketentuan halal serta menjamin kehalalal produk di seluruh rangkaian proses produk halal (PPH).

Kedua, memastikan tidak terjadi kontaminasi barang haram baik fasilitas atau peralatan pekerja maupun lingkungan. Kemudian yang ketiga adalah menjaga kesinambungan proses produksi halal.

Baca Juga :  Iwapi Kota Malang Kunjungi Rumah Kreasi My Felt Sumbang Bojonegoro

“Pemberlakuan sertifikasi halal pada produk sangatlah penting, terutama produk yang berbahan hewan,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Satgas Halal Kemenag Bojonegoro, Sholihul Hadi menyatakan bahwa pihaknya memfasilitasi sertifikasi halal bagi para pelaku UKM yang ada di Bojonegoro, mulai pendaftaran hingga diterbitkannya sertifikasi halal oleh BPJPH.

Menurut Sholihul, Kuota sertifikat halal yang dikeluarkan oleh BPJPH sebanyak 3.200 untuk tingkat nasional. Dari kuota nasional itu, ia mendorong kepada para pelaku UKM Bojonegoro agar lebih banyak lagi yang mendaftarkan produknya untuk sertifikasi halal.

“Sehingga kedepannya produk barang dan jasa UKM yang ada di Bojonegoro lebih banyak yang sudah memiliki sertifikasi halal,” harapnya.(fin)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

Bojonegoro.com – 32 Tim bertanding di Grand Final ESprot Bupati Cup 2022 dan berusaha menampilkan yang terbaik,  dipandu 2 reporter pertandingan yang digelar di...

Olahraga

Bojonegoro.com – Muhamad Haviz Rizal Wibowo (13) dan Aurelia Zahara Asa (13) atlit renang potensial dari Bojonegoro mampu menorehkan prestasi yang membanggakan saat mengikuti...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Iringan musik dan gemerlap lampu menjadi tanda dimulainya Bojonegoro Fruit and Veggie Fashion Street Competition sebagai puncak acara Getuk Parasa yang diselenggarakan...

Info

Lowongan Kerja Di cari tenaga jahit halus Pria / wanita untuk berkerja di rumah Mode ARVA. Diutamakan Lulusan SMK. Lincah, disiplin dan rajin. Yang...

X