Connect with us

Hi, what are you looking for?

IMG 20240403 WA0037
IMG 20240403 WA0037

UKM/UMKM

Jajane Mba’He Plosolanang Jadi Pilihan Hiasi Meja Saat Hari Raya

BOJONEGORO – Usai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, Umat muslim akan merayakan hari kemenangan, Hari raya idul Fitri, kegembiraan mereka seringkali diwujudkan dengan memakai baju baru dan menyuguhkan berbagai jajanan dan makanan untuk menyambut saudara muslimnya yang secara bergantian melakukan anjang sama.

Tak heran jika memasuki bulan ramadhan penjualan baju dan makanan atau kue omsetnya melonjak drastis, dan itu artinya keuntungan bagi pelaku usaha yang memproduksi jajanan.

Bahkan pengusaha kue atau jajanan musiman bisa meraup keuntungan besar menjelang hari raya. Terlebih bagi produsen yang telah memiliki pelanggan setiap tahunnya.

Seperti halnya produsen kue kering yang yang memiliki lebel ‘Jajane Mba’He’, jajanan ini sudah cukup dikenal di wilayah Bojonegoro. Diproduksi di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kec/Kab. Bojonegoro, Jawa Timur jajanan kering mba’He’ ini memiliki pelanggan tetap di setiap tahunnya.

Memulai usaha sejak 1999 ‘Jajane Mba’He’ memiliki sejumlah produk andalan hasil buah tangan sendiri, Tak sedikit, para pecinta kue kering dari berbagai daerah telah merasakan cita rasa ‘Jajanan produksi Plosolanang ini.

Ratna (43) Pemilik produk sekaligus owner ‘Jajane Mba’He’ mengaku, pembuatan kue keringan ini tidak hanya dikerjakan saat menjelang hari raya, namun setiap hari jika ada pesanan dilayani

Menurut Ratna Pesanan kue menjelang lebaran bisa melonjak 20 kali lipat dari hari hari biasa, dan hampir setiap hari selalu ada pesanan jajanan dari pelanggan.

“Bila ada warga masyarakat yang membutuhkan kue keringan, asalkan waktunya tidak terlalu mendesak saya pasti akan layani,” ujar Ratna.

Untuk pesanan menjelang hari raya idul fitri tahun 2024 ini, dirinya mengaku telah menutup order sejak tanggal 29 Maret lalu. “Ya pesanan untuk tahun ini sudah saya tutup, karena melebihi target dan kemampuan produksinya tidak mencukupi”.

Baca Juga :  Nikmati Es Teler Durian, Bayarnya Praktis Pakai QRIS BRI

“Alhamdulillah, hampir setiap tahun pesanan kue kering yang saya terima selalu sesuai dengan target kemampuan. Saya tidak berani menerima pesanan terlalu besar khawatir tidak dapat melayani dengan baik,” ungkapnya.

Ratna menyebutkan, kue kering yang diproduksi sejak tahun 1999 itu diantaranya meliputi, kue mawar, kue kacang, lidah kucing, kastengel, nastar keranjang, nastar bulat (biasa dan premium), choco cookies, putri salju, sagu keju.

“Kira-kira ada sepuluh sampai dua belas jenis kue kering yang saya produksi selama ini. Syukur lah semuanya bisa diterima dengan baik oleh para pelanggan,” tambahnya.

“Kalau untuk hari-hari biasa, saya juga memproduksi pesanan kue basah, mulai dari lemper, donat, naga sari, bikang, pukis dan masih banyak lainnya,” pungkasnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Pendidikan

Bojonegoro.com – MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro melakukan terobosan yang sangat membanggakan dengan mengirimkan sembilan anak didiknya belajar ke luar negeri melalui kegiatan SmartBot...

Peristiwa

Bojonegoro.com – Di penghujung bulan kemerdekaan satu Rumah toko (Ruko) milik Siti Ulfiah (49) di jl Raya Pasar Kedungadem kecamatan Kedungkandang kabupaten Bojonegoro mengalami...

Kabar

Bojonegoro.com– Para pencari kerja memadati Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (29/8/2026) dalam gelaran Bejo Career Day 2026. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pencari...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Warga Desa Purwosari Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro merayakan HUT  ke-81 Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai pertunjukan seni tradisi dengan mengangkat budaya lokal melalui...

X