Connect with us

Hi, what are you looking for?

UKM/UMKM

Keripik Debog dan Mindek Sengon Yuni Tembus Pasar Kanada dan Singapura

IMG 20210525 WA0023

Bojonegoro.com – Kripik debog dan mindek sengon produksi pengusaha makanan asal Bojonegoro rambah pasar luar negeri, semua berawal dari  kunjungan Yuni Astuti ke Maroko, Afrika mewakili produk camilan khas Bojonegoro. Dari pengalaman itulah Yuni Banyak menimba ilmu tentang pemasaran dan produksinya berlanjut hingga mampu menembus pasar luar negeri.

Kini keripik debog atau keripik dari batang pisang miliknya berhasil ekspor ke Kanada, dan saat ini Yuni baru mempersiapkan Debog Chips dan Mindek Sengon untuk diekspor ke Singapura.

“Debog chip Minggu kemarin kirim ke Kanada. Bikin invoice, ada faktur juga. Masih kirim dalam skala kecil sekitar 6 kilo. Semoga bisa kirim lebih banyak lagi ke depannya. Kalau untuk yang ke Maroko, saya tidak jualan, tapi dapat undangan ke sana,” ucap Yuni ramah.

Kemasan dari produk-produk Yuni juga tak main-main. Katanya, kemasan juga mempengaruhi kualitas jika ingin produk yang dibuat capai ekspor. Seperti kemasan Debog Chip, ada bagian transparan di area depan agar konsumen bisa melihat tekstur keripik yang terbuat dari gedebog pisang.

Perempuan asal Desa Tikusan, Kecamatan Kapas ini juga memberikan kiat-kiat bagaimana produk makanan-minuman (mamin) di Bojonegoro bisa tembus ekspor. Katanya, kuncinya yaitu selain produk unik, juga melihat kegemaran rasa dari negara yang akan menjadi tujuan ekspor produk.

“Contohnya ada beberapa negara rerata rasa makanan di sana tidak terlalu suka asin atau rasa yang terlalu kuat. Itulah yang menjadi faktor menentu dimana produk saya yang terbaru yaitu Debog Chips dan Mindek Sengon, bisa tembus pasar internasional. Saat ini saya sedang mempersiapkan produk yang akan dikirim ke Singapura,” tutur Yuni sapaan akrabnya.

Yuni berharap, bisa mengangkat jajajan tradisional hingga terkenal di mancanegara khususnya camilan tradisional dari Bojonegoro.

Baca Juga :  Kembangkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Bojonegoro Gelar Tour Pameran Kearifan Lokal

“Ada perasaan senang dan bangga ketika tahu produk Mashallo, merk dagang saya sudah sampai ke luar negeri. Ke depan, saya akan aktif mengajak teman-teman UMKM lainnya agar produk UMKM Bojonegoro bisa tembus ekspor, ungkap Yuni

Ada lima produk yang dibawa perempuan berkerudung ini ketika ditemui di Pusat Oleh-Oleh Endy’s di Jalan Pemuda No 1 E, Kecamatan Bojonegoro. Selain Debog Chips dan Mindek Sengon, ada ampyang kacang, abon dan serundeng.

“Dulu Mashallo terkenal dengan abon dan serundengnya karena saya terjun ke produk itu duluan. Baru-baru ini Debog Chips dan Mindek Sengon. Mindek Sengon itu kegemaran Ibu Bupati,” tutur Yuni sambil tersenyum.

Soal harga, Yuni mematok harga kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Haega yang paling mahal yaitu abon yaitu Rp 25 ribu.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyewa rumah kos yang terindikasi melakukan pelanggaran tindak asusila, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro langsung bergerak...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sanggar Anglingdarma Bojonegoro kembali memamerkan karya -karya epiknya dengan mengusung tema Impian Cita dan keinginan dikemas dalam malam pentas seni bersama ratusan...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sebagai wujud syukur atas nikmat dan rahmad Tuhan sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur, Pemerintah Kelurahan Banjarejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro akan menyelenggarakan sedekah...

Kabar

Bojonegoro.com – Jakarta – Polres Bojonegoro berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam kategori Pelayanan Prima dari hasil Penilaian dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP)...

X