Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

Ketahanan Budaya, Seniman Bojonegoro Launching Sanggar Krida Wira.

Ketahanan Budaya, Seniman Bojonegoro Launching Sanggar Krida Wira.

BOJONEGORO– Konsep strategi kebudayaan yang dicanangkan pemerintah dengan Tema ketahanan budaya, dijawab Mukarom, salah satu seniman Bojonegoro dengan melaunching Lembaga Pendidikan, Pengembangan Seni dan Ekonomi Kreatif Krida Wira di Desa Mulyoagung, Bojonegoro Jawa Timur. Minggu, 28/02/21.

Mukarom, pendiri sekaligus pimpinan Sanggar Krida Wira, menyampaikan sanggar ini diorientasikan sebagai wahana untuk mewadahi kreativitas para pemuda di desa Mulyoagung dan Bojonegoro secara umum.

“Kami mendapat dukungan yang besar dari masyarakat desa Mulyoagung, khususnya lingkungan dukuh Ngangkatan. Sedikitnya ada sepuluh remaja putra dan putri desa Mulyoagung belajar di Krida Wira,” terang Mukarom.

Agar tidak terjadi kerumunan, dan guna mamatuhi Prokes covid-19 Launching sangar Krida Wira juga dilakukan secara live streaming YouTube, Kegiatan Launching menampilkan beberapa atraksi seni, diantaranya adalah Hadrah Nurul Huda yang dimainkan ibu-ibu desa Mulyoagung, Campursari dari anggota sanggar Krida Wira, dan mudik keroncong “Gidok” yang beranggotakan para remaja putri anggota sanggar Krida Wira.

Sanggar Krida Wira memiliki guru atau pelatih yang berpengalaman dan mempunyai dedikasi tinggi dalam dunia seni, untuk hal satu ini, mukarom tidak Main-main,  hal lain yang menjadi alasan Sanggar ini bakal menjadi apik dan moncer adalah, mukarom mampu memaksimalkan beberapa anggota sanggar yang menuntut ilmu di perguruan tinggi seni seperti ISI Solo, Jogja dan Unesa sebagai pamong sanggar.

“Anak anak sanggar yang sedang menempuh pendidikan seni di ISI Surakarta, ISI Jogja maupun Unesa sengaja kami ikut sertakan keteribatnya dalam sanggar, dengan tujuan ada transfer ilmu dan pengalaman kepada anggota sanggar yang lain,” ungkap Mukarom.

Lebih lanjut Mukarom berharap keberadaan Lembaga Pendidikan Pengembangan Seni dan Ekonomi Kreatif Krida Wira mampu menjadi solusi bagi peningkatan potensi seni dan budaya di Bojonegoro, sehingga strategi kebudayaan yang bertujuan mewujudkan ketahanan budaya bisa dicapai.

Baca Juga :  Lestarikan Kesenian Lokal, Lomba Oklik Meriahkan Festival Ramadhan Bojonegoro

” Saat ini kita dalam era Industri kreatif,  dengan berdirinya sanggar Krida Wira ini mampu memantik kreativitas generasi muda Bojonegoro,” pungkasnya. (Asig/red)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Hukum

Bojonegoro.com – Kejadian baku hantam atau adu jotos dengan crew Bus PO. Margo Joyo dengan pengemudi mobil Avanza ini menjadi viral setelah diunggah dibeberapa...

Kabar

Bojonegoro.com – Dalam rangka menyambut Hari Kartini yang ke-145, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) akan menggelar lomba...

Kabar

Bojonegoro.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro mengerahkan tenaga kebersihan dengan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di beberapa titik selama libur lebaran hari...

Wisata

Bojonegoro.com – Libur lebaran Idul Fitri 1445 H dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Salah satu tempat wisata di Kabupaten Bojonegoro yang ramai dikunjungi...

X