Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Ketua PWI Bojonegoro : Peran Strategis Media Memutus Rantai Penyebaran Narkoba

IMG 20220528 WA0029

Bojonegoro.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban menggelar workshop penguatan kapasitas kepada insan media guna mendukung kota tanggap ancaman narkoba di Hotel Aston, Jumat (27/5/2022) kemarin.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro, M Yazid, mengatakan, perlunya sinergitas dengan berbagai pihak dalam memberantas narkoba di masyarakat.

” Media menjadi komponen yang efektif untuk ikut aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, teman-teman media ini termasuk yang mengedukasi akan bahaya Narkoba, “ujarnya usai acara.

Menurutnya, peran media sangat penting karena dengan adanya publikasi mengenai kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) bisa membantu secara masif mensosialisasikan kepada masyarakat bahaya narkoba.

“Sehingga, kami mendukung pembentukan P4GN di Bojonegoro agar pelaksanaan P4GN bisa maksimal lagi,”imbuhnya.

Dia mengatakan, jika sinergitas yang baik dengan berbagai pihak perlu dibangun seperti media sehingga bersama-sama mampu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan.

Dia mengungkapkan, sebagaimana peran dan fungsi pers selain informasi, kontrol sosial, hiburan dan yang terpenting peran media dalam edukasi sehingga keberadaan wartawan di Bojonegoro bisa menjadi sarana edukasi masyarakat terutama dibidang kesehatan.

“Pasalnya dampak sosial akibat narkoba juga bisa terjadi, sehingga perlu upaya prefentif bersama dalam memberikan edukasi masyarakat,”tegasnya.

Pihaknua berharap, kedepan pelatihan atau pengembangan kapasitas wartawan terhadap isu-isu kesehatan, bisa diagendakan rutin untuk menambah wawasan dan kapasitas wartawan di Bojonegoro.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, mendukung kegiatan P4GN oleh BNNK Tuban bersama semua elemen termasuk media di Bojonegoro selama dua hari.

“Kami selalu berkoordinasi dengan BNNK Tuban dalam pemberantasan narkoba di Bojonegoro, baik melalui sosialisasi, pendekatan preventif juga melibatkan teman-teman media,”imbuhnya.

Data dari BNNK Tuban menyebutkan, jumlah kasus Narkoba di Bojonegoro tahun 2020 diantaranya kasus sabu-sabu 19 kasus 25 tersangka dan barang bukti pipet kaca beserta 23,45 gr sabu-sabu. Lalu, kasus ganja dengan 2 tersangka dengan barang bukti 69,04gr ganja.

Baca Juga :  Kapolres Bojonegoro Imbau Perguruan Pencak Silat Taati Kesepakatan Suro Damai

Kemudian ekstasi 1 kasus dengan 2 tersangka beserta barang bukti 5 pil ekstasi dan double L 7 kasus dengan 7 tersangka dan barang bukti 2105 butir pil double L.

Sedangkan tahun 2021 sabu 33 kasus dengan 39 tersangka dengan barang bukti 90,65gr sabu, ganja 1 kasus 1 tersangka barang bukti 3,69gr ganja dan pil double l 9 kasus dengan 9 tersangka dan 2667 butir barang bukti. (*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyewa rumah kos yang terindikasi melakukan pelanggaran tindak asusila, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro langsung bergerak...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sebagai wujud syukur atas nikmat dan rahmad Tuhan sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur, Pemerintah Kelurahan Banjarejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro akan menyelenggarakan sedekah...

Kabar

Bojonegoro.com – Jakarta – Polres Bojonegoro berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam kategori Pelayanan Prima dari hasil Penilaian dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP)...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sanggar Anglingdarma Bojonegoro kembali memamerkan karya -karya epiknya dengan mengusung tema Impian Cita dan keinginan dikemas dalam malam pentas seni bersama ratusan...

X