Connect with us

Hi, what are you looking for?

IMG 20250710 WA0036
IMG 20250710 WA0036

Pendidikan

Komitmen Atasi Kemiskinan, Bupati Bojonegoro Tandatangani MoU Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Bojonegoro.com – JAKARTA — Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi oleh Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo, menghadiri undangan resmi Kementerian Sosial RI dalam agenda Penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah dan Barang Milik Universitas untuk program Sekolah Rakyat (SR), Kamis (10/7), di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jl. Salemba Raya, Jakarta.

Acara ini menjadi tonggak sejarah dalam sinergi lintas sektor dan lintas daerah untuk mengurangi kemiskinan ekstrem melalui pendidikan inklusif dan afirmatif. Bupati Setyo Wahono turut menandatangani MoU secara langsung bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, sebagai bentuk komitmen nyata Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung program nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pra sejahtera.

Turut hadir dalam agenda ini sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Wakil Menteri Sosial RI, Prof. Mohammad Nuh (Mendikbud RI 2009–2014), Sekjen Kemensos RI, Rektor dan Wakil Rektor beberapa perguruan tinggi, serta para Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wali Kota, Sekda dan Kadinsos dari berbagai daerah di Indonesia yang telah menyatakan kesiapannya dan menjadi 100 titik pelaksanaan SR tahap pertama.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah kebijakan afirmatif dari Presiden Prabowo yang sangat spesifik dalam menjawab akar persoalan kemiskinan.

“Sekolah Rakyat dibangun berbasis data sebagai strategi besar untuk memutus rantai kemiskinan dan menyiapkan generasi emas Indonesia 2045,” tegasnya.

Prof. Mohammad Nuh menambahkan, ada tiga fondasi utama dari Sekolah Rakyat: 1. Memuliakan kaum dhuafa, sebagai pelunasan tanggung jawab negara terhadap kelompok rentan melalui pendidikan; 2. Memutus mata rantai kemiskinan, dengan menjangkau mereka yang selama ini belum terjangkau oleh kebijakan pemerintah; 3. Mewujudkan mimpi besar, dengan melibatkan berbagai sektor dan kementerian untuk menghadirkan pendidikan gratis, berkualitas, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Baca Juga :  Tiga Siswa Berprestasi Jadi Paskibraka Nasional Terima Penghargaan dari Bupati Bojonegoro

Penandatanganan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Sebanyak 100 titik Sekolah Rakyat rintisan tahap pertama akan mulai beroperasi pada Juli 2025: 63 titik dimulai pada 14 Juli, 37 titik lainnya, termasuk Bojonegoro, akan dimulai akhir Juli 2025.

Plt Kadinsos Bojonegoro, Agus Susetyo, menjelaskan bahwa Bojonegoro termasuk dalam wilayah pelaksanaan Tahap 1B Sekolah Rakyat. Lokasi yang disiapkan adalah Gedung Diklat Bojonegoro yang terletak di Dusun Kedungrojo Kidul, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander. Gedung ini akan difungsikan sebagai kelas dan asrama bagi 100 siswa jenjang SMA, yang terbagi dalam empat rombongan belajar (rombel). Siswa dipilih berdasarkan data DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomis Nasional) dari keluarga dalam desil 1 (kategori miskin dan miskin ekstrem).

Partisipasi Bojonegoro dalam program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kolaborasi konkret antara pemerintah pusat dan daerah. Lebih dari sekedar program pendidikan, SR adalah bagian dari strategi menyeluruh dalam pemberdayaan masyarakat, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta penguatan fondasi sosial menuju Indonesia Emas 2045.

Pemkab Bojonegoro berkomitmen penuh untuk menyukseskan program Sekolah Rakyat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ini bukan hanya kerja birokrasi, tapi juga ikhtiar kemanusiaan untuk masa depan generasi bangsa. (*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Perancangan busana kebanggaan Bojonegoro, Sri Artiningsih, S.Pd, atau lebih dikenal dengan bunda Arva diundang Mitra Desa Nusantara (MDN) sebagai narasumber dalam seminar nasional...

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – Menjadi ibu rumah tangga tidak menghalangi Laily untuk tetap produktif dan mengembangkan usaha. Dari rumah di wilayah Ledok, Bojonegoro, Laily memanfaatkan peluang...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) Pemkab Bojonegoro terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan penerima program, keberadaan...

Kabar

Bojonegoro.com  – “Jangan ada konvoi, arak-arakan.” Pesan itu disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menjelang pengesahan warga baru PSNU Pagar Nusa yang akan digelar...

X