Connect with us

Hi, what are you looking for?

UKM

Komunitas Tangan Di Atas membangun Kolaboraksi Untuk Negeri

foto1

Bojonegoro.com – Komunitas Tangan Di Atas yang lebih dikenal dengan sebutan TDA, yang merupakan salah satu komunitas wirausaha di Indonesia melihat situasi pandemi saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Situasi kondisi pandemi yang tidak kunjung selesai, bahkan sudah satu tahun lebih situasi pandemi ini memberikan dampak pada dunia bisnis. Beberapa bisnis ada yang mengalami penutupan, atau penghematan lain seperti pengurangan jumlah karyawan dan pengurangan sewa ruangan kantor.

Situasi sulit ini berdampak ke hampir semua UMKM di Indonesia dan khususnya pada anggota TDA yang berada di Indonesia. Dalam situasi seperti ini menyebabkan pelaku usaha berusaha untuk tetap eksis menjalankan bisnis dan terus bangkit. Dalam hal ini, pengurus TDA selalu memberikan terobosan terobosan bagi anggota agar usaha yang dimiliki oleh para anggota tetap bertahan dan apabila memungkinkan untuk tetap tumbuh.

Pada kepengurusan TDA periode 6.0 untuk tahun 2019 – 2021 mengusung tema KOLABORAKSI UNTUK NEGERI. Tema ini telah diusung sebelum terjadinya pandemi di Indonesia. Setelah terjadinya pandemi covid, narasi ini dipergunakan untuk memperkuat perekonomian di Indonesia melalui para UMKM. Presiden TDA, yaitu Donny Kris Puriyanto yang merupakan pemilik Malang Strudel, membuat berbagai program untuk meningkatkan kolaboraksi usaha.

Salah satu programnya yaitu dengan memperkuat sharing edukasi bisnis untuk para anggota dan masyarakat lain, yaitu tentang bagaimana membangun dan meningkatkan usaha, terutama dalam situasi pandemi. Konten edukasi bisnis yang disebar melalui channel Youtube TDA TV ini telah mengumpulkan hingga 1000 konten lebih. Dan yang paling mengesankan, mendapatkan penghargaan dari Metro TV untuk kategori Edukasi Bisnis pada kegiatan “Best Social Media Movement of the Year 2020”.

Saat ini, kepengurusan TDA telah diserahterimakan kepada Ibrahim M Bafaqih untuk melanjutkan pada periode 7.0 tahun 2021 – 2023. Narasi KOLABORAKSI UNTUK NEGERI ini tetap dilanjutkkan oleh pengurus yang baru, karena terbukti mendapat sambutan yang kuat dari anggota maupun dari masyarakat.

Baca Juga :  Motif Thengul, Brand Fashion Lokal Yustin Mariani Tembus Pasar Luar Negeri

“TDA akan kita bawa kembali lagi ke nilai-nilainya, yaitu Silaturahmi, Integritas, Berpikir Terbuka, Orientasi pada Tindakan dan Keseimbangan Hidup. Hal ini yang akan kita tekankan dalam program-program 7.0. TDA berada di 100 Kota/kabupaten dan 6 di Luar Negeri, dengan 25.000 member yang teregistrasi di TDA Passport. Satu hal yang akan kita bawa yaitu EMPOWERMENT atau pemberdayaan dengan mengubungkan simpul-simpul sumberdaya yang ada di TDA, seperti yang saya dapatkan dari TDA. Ketika bisnis saya sedang turun banyak mentor yang secara sukarela membantu hingga bisnis saya bisa berjalan hingga saat ini,”ujar Presiden 7.0, yang akrab disapa Mas Baim ini.

Kolaboraksi Untuk Negeri, merupakan narasi yang menguatkan baik di internal maupun di eksternal, sehingga para anggota dapat saling mendukung, bekerjasama dan saling bertumbuh bisnisnya, sehingga akan terus memberikan dampak positif bagi negeri dan bangsa Indonesia.

 

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Copyright © 2020 Tim Digital Bojonegoro.com - Redaksi - Kontak

X