Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
Kondisi Kurusakan Penahan Jembatan Semakin Parah, Jembatan Glendeng Kembali Ditutup.

Kabar

Kondisi Kurusakan Penahan Jembatan Semakin Parah, Jembatan Glendeng Kembali Ditutup.

BOJONEGORO– Jembatan glendeng yang menghubungkan kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban kembali ditutup setelah tembok penahan  jembatan Kondisinya semakin parah dan memprihatinkan. Mengingat kondisi kerusakan semakin parah dari sebelumnya, maka instansi terkait perlu kembali menutup jembatan Glendeng dari semua jenis kendaraan.

Di hubungi melalui telepon selelarnya, Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Andik Sujarwo menyampaikan, melihat kondisi jembatan yang semakin membahayakan penutupan jembatan Glendeng kembali kami lakukan, dan efektif mulai tanggal 4 Desember 2020, Penutupan total untuk semua jenis kendaraan ini guna menghindari hal yang tidak kita inginkan, karena jika tetap di gunakan melintas pengendara akan rawan terjadinya longsor pada jembatan, dan dengan mempertimbangkan kondisi kurasakan jembatan yang semakin parah, dan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas di jembatan maka penutupan tidak bisa ditunda lagi, jelas Kadin Dishub Bojonegoro.

Lebih lanjut Andi sudjarwo menambahkan “Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang belum di tentukan dan berharap warga masyarakat untuk memaklumi dan menunggu diperbaikinya jembatan Glendeng hingga selesai,”

Bagi pengguna jalan yang akan bepergian ke arah Tuban diarahkan ke jalur alternatif melalui Jembatan Kali Ketek, Kemudian Desa Menilo, lalu Menuju Kecamatan Sok.

Di hubungi melalui telepon selelarnya, Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Andik Sujarwo menyampaikan, melihat kondisi jembatan yang semakin membahayakan penutupan jembatan Glendeng kembali kami lakukan, dan efektif mulai tanggal 4 Desember 2020, Penutupan total untuk semua jenis kendaraan ini guna menghindari hal yang tidak kita inginkan, karena jika tetap di gunakan melintas pengendara akan rawan terjadinya longsor pada jembatan, dan dengan mempertimbangkan kondisi kurasakan jembatan yang semakin parah, dan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas di jembatan maka penutupan tidak bisa ditunda lagi, jelas Andik Sudjarwo.

Baca Juga :  Terbaik di Tata Kelola Dana Desa, KPK Menilai Capaian MCP Bojonegoro Terus Naik 

Lebih lanjut Andi sudjarwo menambahkan “Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang belum di tentukan dan berharap warga masyarakat untuk memaklumi dan menunggu diperbaikinya jembatan Glendeng hingga selesai,”

Bagi pengguna jalan yang akan bepergian ke arah Tuban diarahkan ke jalur alternatif melalui Jembatan Kali Ketek, Kemudian Desa Menilo, lalu Menuju Kecamatan Soko.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Wisata

Bojonegoro.com – Keinginan besar untuk mengenal Indonesia lebih dekat menguatkan tekad Syaiful A Rachman (SAR) melakukan perjalanan keliling Nusantara. Dengan menggunakan si Oyen, kendaraan...

Hukum

Bojonegoro.com – SURABAYA – Pelaksanaan Otonomi Desa setelah lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ternyata tidak sepenuhnya menguntungkan Desa. Di undang-undang tersebut...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Lima tahun dalam  pengabdiannya, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mempersembahkan sebuah buku berjudul “Membangun Sejak dalam Pikiran”, Pembangunan dari Titik Paling Pinggir Menuju...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Sebuah buku inspiratif, berjudul ‘Membangun Sejak Dalam Pikiran’ karya Anna Mu’awanah dibedah di Pendopo Malowopati Sabtu (23/9/2023). Acara ini sekaligus menjadi perpisahan...

X