17 September 2026

KONI Provinsi Belum Beri Pengesahan Lima Atlet Porprov Bojonegoro

0
IMG_20250522_164340

Bojonegoro.com – Keikutsertaan Kabupaten Bojonegoro dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 di Malang Raya mendatang masih menyisakan kendala, dimana lima atlet dari lima cabang Olahraga belum mendapatkan pengesahan dari KONI Jawa Timur sebagai syarat keikutsertaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Kontingen Porprov KONi Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 Tonny Ade Irawan. Dia menjelaskan saat ini pihaknya sudah menetapkan sebanyak tiga ratus dua puluh delapan (328) atlet dari empat puluh dua cabang olahraga yang akan menjadi wakil Bojonegoro di Porprov tahun ini. Kamis (22/05/25)

Dari jumlah atlet tersebut terdapat lima atlet yang belum mendapatkan pengesahan dari KONI Jawa Timur. Hal itu karena KONI Jawa Timur masih membutuhkan data pendukung tambahan, namun kelengkapan seperti kartu keluarga (KK) Akte Kelahiran, Ijazah tidak menemui kendala.

Lima atlet yang terkendala mendapatkan pengesahan antara lain adalah darui dari cabang olahraga Gulat. Menurut Tonny permintaan dari KONI provinsi atlet Gulat yang bersangkutan perlu menyertakan surat keterangan dari KONI Tuban,  bahwa darui bukan atlet binaan Tuban.

‘’Darui sejak kecil bertempat tinggal di Bojonegoro, hanya memang tercatat tempat kelahirannya di Tuban,’’ jelas Tonny.

Selain dari Cabor Gulat kasus yang sama terjadi di cabang olahraga Sambo, atletnya tercatat kelahiran Jawa Tengah. Namum sejak kecil menurut yang bersangkutan dia tinggal di Bojonegoro. Kasusnya sama perlu surat keterangan dari Koni Provinsi Jawa Tengah karena lintas Propinsi,’’ ungkap Tonny.

Hal ini juga berlaku untuk atlet Bola Volley Putri dan atlet dari cabang Olahraga Judi. Mereka semua tercatat kelahiran Kabupaten Tuban. “Mereka itu hanya numpang lahir, namun sudah tinggal di Bojonegoro sejak kecil, mereka juga butuh surat keterangan dari KONI Tuban bahwa mereka bukan atlet binaan Tuban,’’ imbuhnya.

Yang berbeda adalah atlet dari cabang olahraga Billiar, atlet billiar ini pernah didaftarkan oleh kabupaten Tuban di Porprov tahun lalu, akan tetapi si atlet tidak pernah diberangkatkan dan tidak tercatat masuk tim porprov Tuban juga.

Tonny  berharap masing-masing cabang olahraga segera mampu menyelesaikan kekurangan berkas pendukung yang disyaratkan oleh KONI Provinsi.  Jika itu tidak segera dilengkapi sampai akhir Mei maka atlet yang bersangkutan tidak akan bisa berangkat sebagai wakil Bojonegoro di Porprov kali ini.

‘’Koni Bojonegoro telah menyampaikan ke masing-masing Cabor yang terkendala tersebut agar segera ditindaklanjuti,’’ pungkas Tonny.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X