Connect with us

Hi, what are you looking for?

UKM

Kuker Jadoel Ulfa Mampu Raih Untung 10 juta Per Bulannya

Kuker Jadoel Ulfa Mampu Raih Untung 10 juta Per Bulannya

Bojonegoro.com – Berawal dari hobi memasak, Ulfa Ana Rahmawati wanita asal Kecamatan Bojonegoro memutuskan berhenti bekerja di salah satu perusahaan swasta di luar kota dan mulai menekuni bisnis kue kering dengan mempertahankan resep jadul turun temurun dari keluarga.

Ulfa mulai merintis usaha kuker di awal tahun 2015, Priduksi Kue keringnya diberi lebel “Kuker Jadoel” dengan tetap menggeluti usaha sebelumnya yaitu jual sambel pecel dan katering.

“Untuk produk sambel pecel, kami menyediakan dengan kondisi kering dengan level kepedasan 1-10, jadi masyarakat dapat memesan pecel dengan level sesuai selera,” ujar Ulfa.

Dengan berjalannya waktu, Ulfa mulai terpikirkan untuk terjun ke bisnis kue kering, dengan singkat Ulfa menceritakan awal mula mulai menekuni bisnis kue kering yaitu setiap bulan Ramadan Ulfa selalu membuat kue kering untuk persiapan Idul Fitri sebagai suguhan para tamu yang mampir ke rumahnya.

“Setiap Ramadan saya selalu membuat kue kering, bahkan saudara- saudara juga pesen dibuatkan dengan alasan kue kering buatan saya enak. Rasanya beda dari kue kering yang lain, terasa kayak kue kering jaman dulu,” terang Ulfa.

kuker jadoel ulfa mampu raih untung 10 juta per bulannya 2

Kuker produksi Ulfa dengan omset puluhan juta rupiah per bulannya.

Berangkat dari itulah kini Ulfa mulai menjual kue kering dengan tetap mempertahankan resep jadul dari keluarga.

Setiap harinya Ulfa mampu membuat 10 kg kue kering dengan berbagai macam jenis seperti kue semprit, mawar, kacang, kue nastar, bahkan kue kastangel dan masih banyak kue kering yang lainnya.

“Untuk harganya, tersedia mulai harga 5.000 hungga 80.000 rupiah, tergantung jenis dan berat kemasan kue keringnya. Kami juga menerima pesanan jenis kue kering lainnya sesuai dengan keinginan palanggan,” jelas Ulfa

Selain itu, omzet yang didapatnya pun terbilang menggiurkan ditambah lagi memasuki bulan Ramadan dan Idul Fitri, dimana setiap bulannya mendapatkan keuntungan 5 sampai 10 juta lebih.

“Alhamdulillah, memasuki bulan ramadan pesanan kue kering meningkat dari tahun sebelumnya, karena kondisi pandemi tahun ini mulai turun”, ujarnya.

Bagi masyarakat yang penasaran dengan “Kuker Jadoel” milik Ulfa Ana Rahmawati dapat datang langsung ke rumah Jl. Sersan Moelyono No. 65 Klangon Kecamatan Bojonegoro atau menghubungi nomor 085649479989 dan bisa juga berkunjung ke alamat Ig @fhaoelfa dan alamat Facebook fhaoelfa.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) MARGO SASONO KARYO MULYO Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo kabupaten Bojonegoro mengikuti misi dagang dan investasi bersama...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Thengul merupakan kesenian khas yang telah menjadi identitas Kabupaten Bojonegoro mampu menarik perhatian banyak pihak, inilah yang menjadi dasar Tim Badan Pengembangan...

Kabar

Bojonegoro.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesian (PSMTI) kabupaten Bojonegoro kembali melakukan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan sembako, kali ini menyasar Bojonegoro bagian barat...

Kabar

Bojonegoro.com – Saat aksi sosial berbagi berkah ratusan sembako yang dilakukan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Desa Meduri Kecamatan Margomulyo kabupaten Bojonegoro,...

X