Connect with us

Hi, what are you looking for?

Wisata

Kuliner Khas Daerah Sebagai Energi Pendukung Destinasi Wisata Bojonegoro.

IMG 20220725 WA0019

Bojonegoro.com – Selain alam, sejarah, seni dan budaya, kuliner menjadi pilar penting dalam membentuk ciri khas cita rasa suatu daerah dalam mendongkrak kunjungan wisata di Bojonegoro. Sego gulung (nasi gulung) misalnya, kuliner khas wisata energi pertambangan minyak tradisional daerah wonocolo yang berada di Kec. Kedewan Kab. Bojonegoro, kita dapat menikmatinya ketika berkunjung ke sana, bentuknya yang unik seperti lontong kukus dibungkus persegi empat dengan bahan alami daun pisang lalu diikat dengan tali ini memiliki cita rasa yang unik. Serasa lebih menggoda tentu ditambah dengan menu yang lain yakni sayur lodeh, sambal, tempe goreng, dan kerenyahan rempeyek.

Menangkap hal tersebut di atas, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kab. Bojonegoro mengundang sejumlah Kepala Desa perwakilan Kecamatan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan pelaku usaha kuliner untuk mengikuti workshop dan Gelar Produk Pelaku Ekonomi Kreatif Subsektor Kuliner Untuk Menunjang Destinasi Wisata Dalam Bingkai Kearifan Lokal di Gedung Serba Guna Senin, 25/07/2022.

Menghadirkan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang bergabung secara virtual, hadir juga sejumlah nara sumber Ismail Fani Ketua Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Dan Pedesaan Swadaya (FKP4S) Jawa Timur, Wakil Ketua KADIN DIY Arief Efdendi, serta Mujimin, Ketua Pokdarwis Sambirejo dan pengelolan kuliner restoran Balkondes dan destinasi wisata tebing breksi, Prambanan, Sleman, Jogjakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bojonegoro Budianto menjelaskan, kegiatan workshop ini sebagai sarana pembelajaran aktif dan searah antara peserta dan pemateri, sekaligus gelar kuliner khas yang sudah mulai dikembangkan di destinasi wisata di 28 Kecamatan di Kab. Bojonegoro. Selanjutnya juga akan dilakukan pembinaan guna penyempurnaan produk oleh nara sumber sekaligus sebagai kurator yang mengunjungi stand produk kuliner masing-masing Kecamatan.

Baca Juga :  Naik Drastis, Wisata Kayangan Api Menjadi Jujugan Warga Bojonegoro

Kegiatan workshop ini sebagai wadah menambah wawasan, membangun jaringan dan menjalin kemitraan antar peserta pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner dalam bingkai kearifan lokal. Sehingga dapat berkreasi menciptakan inovasi kuliner yang higienis, sehat, aman, dan sajian yang berbeda dalam rangka mendukung destinasi wisata yang ada di Kab. Bojonegoro, terangnya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, destinasi wisata tanpa dididukung adanya kuliner, tingkat ketertarikan pengunjung dioerkirakan hanya 80%. Tetapi dengan adanya kuliner yang khas, akan memberikan efek yang lebih 90%, jadi “sambil menikmati suatu objek/panorama sambil memanjakan lidah dengan sajian kuliner tersebut. Sehingga destinasi wisata di desa dan kuliner menjadi satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.

Bicara soal kopi, sudah turun temurun kita biasa minum kopi, bicara soal lontong sudah turun temurun kita makan lontong, bicara soal rawon juga sudah turun temurun kita makan rawon, soto, dsb. Akan tetapi, “ada sesuatu yang berbeda, disitulah akan menimbulkan ketertarikan” terangnya. Dengan potensi jumlah penduduk yang besar, secara pasar kita sudah memiliki pasar, kita sudah menciptakan pasar dan bagaimana kita memanagenya, sehingga dapat menjadi peluang daya tarik kunjungan dibarengi dengan wisata-wisata yang lain, imbuhnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Masih dalam suasana bulan suci ramadhan, Lintas Angkatan (Lintang) SMP Negeri 1 Bojonegoro menggelar halal bihalal dengan mengusung tema “Kanca Sekolah” Lintas...

Opini & Cerita

Bojonegoro.com – Gaza adalah nestapa berkepanjangan bahkan di saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini, saat dimana setiap anak akan merasakan kebahagiaan,...

Hukum

Bojonegoro.com – Kejadian baku hantam atau adu jotos dengan crew Bus PO. Margo Joyo dengan pengemudi mobil Avanza ini menjadi viral setelah diunggah dibeberapa...

Kabar

Bojonegoro.com –  Sang surya pun mulai terbenam, dan rembulan datang menjadi pertanda berakhirnya bulan ramadhan 2024. Senandung takbir sayup-sayup terdengar dari segala penjuru, seluruh...

X