Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuliner

Kusnul Cha-cha Bakery, Ciptakan Brand Lokal Brownies Kukus Bojonegoro.

IMG 20210530 WA0037

Bojonegoro.com – Brownies merupakan sebuah makanan yang cara pembuatannya bisa dipanggang atau dikukus, berbentuk persegi, datar atau bar, konon roti ini berasal atau pertama kali dikembangkan di Amerika.

Berbeda dengan Brownies panggang, brownis kukus memiliki tekstur yang lebih lembut dan tak terlalu padat.

Adalah Kusnul Rahmawati (38) warga Kecamatan Baureno ini sukses membuat branding brownis kukus atau Brownkus khas Bojonegoro. Memulai usaha membuat kue sejak tahun 2014, kini usahanya semakin berkembang dan memiliki pelanggan yang terbilang cukup banyak diwilayah Bojonegoro, Babad dan sekitarnya.

Ditemui di Cha-cha bakery and cafe miliknya di jln A Yani Baureno, Kusnul menceritakan awal mula dirinya tertarik untuk membuat brownies ala Bojonegoro, Kusnul menyampaikan setiap jalan dan kuliner, saya tidak pernah menemukan olahan brownies khas Bojonegoro, saya berpikir mestinya ada cara dan akan lebih pas rasanya jika brownis dibuat dengan selera dan khas Bojonegoro, maka dia memutuskan untuk membuat produk brownies khusus tredmark Bojonegoro, dan keinginan itu semakin kuat karena dia melihat peluang brownies pangsa pasarnya terbilang cukup besar.

“Saat saya pergi untuk jalan kuliner di seputaran kota, selalu menemui brownies produksi dari luar kota Bojonegoro. Saya berpikir, kenapa tidak ada produksi yang dari Bojonegoro sendiri, Maka saya bertekad untuk membuat brownis khas Bojonegoro, dan targetnya adalah Brownkus milik saya pemasarannya bisa sampai ke luar kota. Target pertama adalah Surabaya,” dan alhamdilillah sudah mulai jalan, untuk setahun belakangan ini Cha Cha bakery sudah ada ads Box yang bisa dipesan langsung atau melalui jasa pengantar online, tutur ibu 2 anak ini.

Tak hanya brownies kukus, Kusnul juga membuat olahan roti lain seperti prol tape, brownies panggang dan rainbow cake dengan harga yang bervariasi. Brownkus misalnya kusnul membandrol dengan harga 35 ribu, dan untuk brownies panggang dipatok dengab harga 45 ribu.

Baca Juga :  Angkringan Rajekwesi Gugah Selera, Tawarkan Nasi Bakar Dengan Banyak Pilihan Rasa.

IMG 20210530 100854

Di outlet Cha-cha bakery and cafe juga tersedia almond crispy pandan harganya harganya 14 ribu rupiah, tidak usah kuatir dengan warna hijau pada almond crispy buatan saya, saya menggunakan pewarna alami koq,” terang Kusnul.

Perempuan cantik yang juga berprofesi sebagai perias ini, justru awalnya adalah pengusaha salon kecantikan, namun jiwa entrepreneurnya memanggilnya untuk melakukan pengembangan usaha diluar pekerjaannya selama ini, dan brownis Kukus menjadi pilihannya.

Kusnul melihat berbisnis makanan lebih menjanjikan, maka mulailah dia menggeluti usaha barunya, dan sekarang terbilang telah sukses, dalam satu bulan Omzet bisa mencapai 12 juta hingga 15 juta.

Iklan. Scroll untuk lanjutkan membaca.
artikelsubmit

Bagi warga Boureno dan sekitarnya, bisa langsung ke Gerai ChaCha Bakery di Jalan A. Yani, Baureno, Kecamatan Bojonegoro. Namun brownis Kusnul tidak hanya tersedia di gerai miliknya, produk chacha bakery juga tersebar di beberapa titik pusat perbelanjaan makanan dan minuman, seperti di toko Farida, pusat oleh-oleh Endy’s dan gerai mamin lainnya.

IG : @chacha.bakery
Fb : @khusnulrachmawati
Wa : 085785078363

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Copyright © 2020 Tim Digital Bojonegoro.com - Redaksi - Kontak

X