Bojonegoro.com – Pekan Seni Kerakyatan Bojonegoro (PSKB) memasuki hari ke tiga semakin semarak. Pengunjung yang hadir dihibur dengan alunan suara musik keroncong. Alunan musik terdengar syahdu dan menenangkan hati setiap yang mendengarkannya. Selain itu di Serbaguna hari itu juga digelar lomba melukis.
Animo pengunjung hari ke 3 PSKB masih terbilang banyak, mereka mendengarkan sajian musik keroncong sambil menikmati sajian kuliner yang tersedia di stand UMKM, sambil menunggu buah hatinya yang mengikuti lomba melukis.
Salah satu pengunjung yang sedang menikmati penampilan musik keroncong tepat di depan panggung, Yuni mengatakan bahwa pagelaran-pagelaran senin seperti yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini bagus untuk semua kalangan, mulai dari bazar, kunjungan bagi para pelajar untuk memperkenalkan seni budaya.
“Penampilan-penampilan kesenian termasuk oklik, reog seperti itu saya rasa bagus untuk mengenalkan budaya pada anak,” ungkapnya.
Yuni juga menyampaikan adanya Pekan Seni Kerakyatan Bojonegoro ini juga memberikan banyak hal positif. Diantaranya juga ada berbagai lomba yang diikuti oleh pelajar, seperti halnya lomba melukis yang diikuti oleh anaknya saat ini, juga kunjungan yang akan dilaksanakan Senin, (9/12/2024) mendatang.
“Semoga kegiatan hari ini dapat memberikan banyak hal positif bagi para generasi muda agar berkembang, mengenal, mengetahui, dan ikut melestarikannya,” ujarnya.
Sementara itu, Yuli Zedeng salah satu seniman Bojonegoro lulusan ISI Surakarta yang menjadi salah satu juri lomba melukis bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa lomba melukis ini diikuti 65 peserta dari tingkat SD dan 65 peserta dari SMP.
“Tema lomba melukis ini yakni Seni Budaya Bojonegoro, yang dinilai dari segi artistiknya, pesan yang disampaikan dalam gambar, ide dan gagasan,” ungkapnya.
Mas Yuli sapaan akrabnya yang merupakan seniman asli Bojonegoro ini berharap kedepannya dunia kesenian Bojonegoro lebih baik lagi. Dan semua unsur seni di Bojonegoro lebih berkembang dan lebih bagus lagi, terutama di bidang seni rupa dan pertunjukan baik modern maupun tradisional. [*]










































