Connect with us

Hi, what are you looking for?

UKM/UMKM

Marijan Pelopor Margomulyo Menjadi Sentra Kerajinan Gembol Jati

IMG 20220529 WA0017

Bojonegoro.com – Kerajinan Akar jati atau gembolan di Desa Geneng kecamatan Margomulyo kabupaten Bojonegoro pernah menjadi primadona sebagai bahan meubel yang banyak diminati oleh warga  lokal maupun luar kota akar jati sejatinya adalah limbah namun setelah disentuh oleh tangan yang terampil mampu menjadi kerajinan meubel bernilai seni dan nilai jualnya tinggi.

H,Marijan (62)  warga Geneng telah menggeluti Gembol kayu jati ini sejak tahun 1978 . Melalui kreasi Marijan limbah akar jati merubah menjadi sesuatu yang unik dan memiliki nilai semi,  lasinnya setelah melalui proses pengerjaan Gembol berubah fungsi dan bentuk menjadi meja, kursi, Gasebo, dan  ornamen cantik yang disesuaikan dengan kreasi pembuatnya, kerajinan kayu berbentuk hati (love) misalnya,  kerajinan ini banyak diminati  oleh pengusaha atau pengelola wisata dan harga jualnya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

” Tempat selfy yang berbentuk love / hati seperti ini harga per unitnya bisa mencapai 10 juta, tutur Marijan. Sabtu, 28/05/22

Berawal dari keprihatinan akan banyaknya limbah kayu dari hutan di sekelilingnya yang hanya dijadikan bahan kayu bakar oleh warga , Marijan berpikiir bagiamana caranya memanfaatkan limbah kayu ini memiliki nilai jual lebih dari hanya sekedar kayu bakar, sejak itulah tangan – tangan kreatif warga Geneng mengolahnya menjadi barang bernilai jual tinggi.

Saat itulah Marijan mencoba mengotak-atik dengan merangkai kayu jati tersebut untuk dijadikan sesuatu yang bernilai seni tinggi, dan segera inisiatifnya diikuti oleh warga yang lain.

Suksesnya H,Marijan tidak lepas dari dukungan istri tercintanya yaitu Hj ,Jumiati (42 thn) yang mendampinginya dari awal pembuatan, pemasaran hingga pengiriman. Karya Marijan mampu menebus pasar luar kota bahkan luar pulau, seperti Magetan, Solo, Klaten, Jogja, Jakarta, hingga Medan Sumatra Utara.

IMG 20220529 WA0015

Marijan dan karyanya Kerajinan kayu berbentuk Love

Ditanya awak media terkait omset perbulannya , H.Marijan mengatakan, “Omset yang saya dapat setiap bulannya bisa mencapai 20 sampai 30 juta” ungkapnya.

Baca Juga :  Kembangkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Bojonegoro Gelar Tour Pameran Kearifan Lokal

Alhamdulillah dari sini saya bisa menghidupi keluarga, saya sangat bersyukur karya genbol dan kayu jati saya bisa menembus pasar kota besar di Indonesia. Pungkasnya. (*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Serangkaian kegiatan digelar oleh pemerintah kelurahan Sumbang kecamatan/kabupaten Bojonegoro setiap  bulan Muharram diantaranya adalah pengajian umum, Grebek Tumpeng, pawai budaya, campursari dan...

Kriminal

Bojonegoro.com – jajaran Sat Reskrim Polres Bojonegoro terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku penganiayaan hingga menyebabkan meninggalnya A (20) warga Desa Banjaran,...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Sanggar Anglingdarma Bojonegoro kembali memamerkan karya -karya epiknya dengan mengusung tema Impian Cita dan keinginan dikemas dalam malam pentas seni bersama ratusan...

Kabar

Bojonegoro.com – Imbauan Suro Damai yang telah disepakati  untuk tidak melakukan konvoi saat pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), namun ada beberapa...

X