15 Oktober 2026

Memulai KKN, Mahasiswa ISI Surakarta Ziarah di Makam Mbah Andong Sari

0
IMG20250725092559

Bojonegoro.com – Sebelas Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta – Jawa Tengah yang tergabung dalam kelompok Kesandur Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 2025 mengawali kegiatannya dengan mengunjungi Kelurahan Ledok Kulon dan berziarah di Makam Mbah Andong Sari untuk melakukan serangkaian ritual dan ziarah.

Hal ini menurut Krisna Julinanta ketua KKN Kesandur dilakukan guna kelancaran semua kegiatan KKN yang salah satu rangkaian kegiatan rencananya akan dilaksanakan di kelurahan Ledok Kulon kecamatan Bojonegoro.

“Kami bersama teman-teman dan didampingi oleh Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro berkunjung ke kelurahan Ledok kulon untuk bertemu sekaligus meminta petunjuk pada ibu kepala kelurahan” ujar Krisna. Jumat, 25/07/2025).

Usai bertemu dan mendapatkan pengarahan dari kepala Kelurahan Ledok kulon, Mahasiswa KKN Kesandur melanjutkan dengan berziarah ke makam Arya Metahun yang lokasinya hanya berjarak 100 meter dari balai kelurahan. Arya Metahun adalah  bangsawan kerajaan Mataram yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Andong Sari, dipercaya sebagai pejuang Bojonegoro yang melakukan perlawanan di jaman kolonial Belanda dan dipercaya sebagai pendiri desa Ledok kulon.

Didampingi oleh ibu Lurah Siti Zumrotin dan dipimpin oleh juru kunci makam, Mbah Suwono, mahasiswa ISI menggelar doa bersama, potong tumpeng dan ziarah ke makam Mbah Andong Sari sebagai tanda dimulainya KKN dan bertujuan untuk “Kulo nuwun” (meminta ijin) kepada para leluhur.

” Doa, potong tumpeng dan ziarah ini sebagian bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah banyak berjasa pada wilayah dan generasi setelahnya, bahwa sejatinya doa itu tetap kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa” tutur Krisna.

IMG 20250725 115117
Potong tumpeng oleh Kepala Kelurahan Ledok kulon dan Mahasiswa ISI berfoto di depan makam Andong Sari.

Kepala kelurahan Ledok Kulon, Siti Zumrotin, SH menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kehadiran Mahasiswa ISI Surakarta dalam kegiatan KKN di wilayah kerjanya. Menurut Zumrotin, kegiatan KKN mahasiswa ini selaras dengan program dari pemerintah daerah maupun pemerintah kelurahan Ledok kulon dalam pelestarian dan pengembangan budaya, khususnya kesenian Sandur.

Baca Juga :  Tiga kreator Bojonegoro berhasil meraih juara dalam Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349

Masih menurut Zumrotin, dia berharap kehadiran mahasiswa ini dapat memberikan kontribusi positif baik dalam dokumentasi, pengembangan program pelestarian budaya dan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda.

“Saya berharap adik-adik mahasiswa ini mampu memberikan masukan atau referensi ilmiah maupun praktis dalam upaya kami (Kelurahan Ledok kulon) dalam pengembangan kebudayaan dan kedepannya bisa menjadi identitas budaya bagi kelurahan Ledok kulon” tegas Zumrotin.

Nadia Aninda Putri, salah satu peserta KKN dari Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Jurusan Teater mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti kegiatan ini, Nadia mengaku baru pertama kali melakukan kegiatan ritual dan ziarah di punden seperti ini.

“Ini menjadi pengalaman pertama saya dan sangat menarik, hal yang bisa aku dapatkan dari kegiatan ini adalah kita sebagai mahluk sosial masih bisa bersinggungan dengan para leluhur dengan cara meneladani semangat perjuangan beliau” tutur Nadia.

 

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X