Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekonomi

Menata Pasar Dengan Hati, Pemkab Bojonegoro Gelar Talkshow Radio 

F8vcndDLuw8soJv6

Bojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro menggelar acara ‘Ngobrol Bareng Lewat Radio Yuk’ di Radio Istana FM 95.00 Mhz dengan tema ‘Menata Pasar Lama dengan Hati’. Talkshow yang disiarkan secara langsung ini diadakan Selasa (14/2/2023). Hadir sebagai narasumber Asisten 3 Setda Ninik Susmiati dan Kepala Bagian Hukum Setda Muslim Wahyudi.

Talkshow ini juga disiarkan bersama radio anggota FRB (Forum Radio Bojonegoro). Dialog kali ini membahas isu yang beredar di masyarakat, yakni tentang penataan pasar lama.

Asisten 3 Administrasi Umum Sekretariat Daerah Ninik Susmiati menjelaskan aktivitas jual-beli di pasar lama masih berjalan seperti biasa. Tercatat di pasar lama ditempati 1.285 pedagang. Sementara di Pasar Wisata pedagang yang pindah merupakan pedagang di pasar lama yang tidak memiliki lapak (lesehan). Tujuannya agar pedagang lesehan memiliki lapak yang layak dan lebih tertata.

“Yang pindah sebagian pedagang sehingga pembeli tetap bisa mencari kebutuhannya di pasar lama. Sementara di Pasar Wisata semakin lengkap kebutuhan yang dicari,” kata Ninik.

Sementara itu mengenai pedagang pasar lama, Ninik menuturkan hingga saat ini pedagang yang siap pindah ke Pasar Wisata akan dibantu dan difasilitasi. “Di mana saat ini tanggul yang dulunya kumuh sudah direvitalisasi menjadi taman yang indah. Waktu itu pedagang yang berlokasi di tanggul tidak mau, tapi dengan pendekatan kita dari hati, akhirnya bisa diciptakan taman indah di TBS,” tutur Ninik.

Dalam kesempatan sama, Kabag Hukum Setda Kabupaten Bojonegoro, Muslim Wahyudi, menerangkan pasar lama dulunya dikelola oleh kantor pengelola pasar. Lalu, pada tahun 2005 dibentuk Perusahaan Daerah (PD) Pasar karena sesuai regulasi yang ada, aset PD BUMD dipisah dari aset pemkab. Dan pada tahun 2018, PD Pasar dibubarkan dengan dasar Perda No 4 tahun 2018.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Bersama Kemenkeu Perwakilan Jatim Eksplor Potensi Daerah Tingkatkan Perekonomian

“Setelah dibubarkan, pengelolaannya beralih ke Pemkab melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro,” tambahnya.

Dalam Perda No 4 Tahun 2018 disebutkan setelah pembubaran PD Pasar, maka seluruh aset pasar menjadi milik Pemkab Bojonegoro. Ia meminta kepada pedagang dapat terbuka melalui pendataan yang dilakukan oleh Pemkab.

Pendataan ini, lanjut dia, dimaksudkan untuk mengetahui kejelasan pedagang yang menempati. Mulai dari siapa yang menempati dan haknya. “Pendataan ini juga sebagai data bagi pedagang pasar lama yang ingin pindah ke Pasar Wisata sebagai prioritas,” kata Muslim

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – SOLO- Ibu Pj. TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kab. Bojonegoro, Dian Adiyanto Adriyanto turut menghadiri acara puncak Tasyakuran HUT Dekranasda Ke-44 dan...

Kabar

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara masif menyebarluaskan informasi terkait pangkalan LPG 3 kg bersubsidi. Langkah ini untuk memudahkan masyarakat mengetahui lokasi pangkalan yang...

Kabar

Bojonegoro.com  – Guna mendukung kelancaran dan keberhasilan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, Satlantas Polres Bojonegoro mengirim 8 personel sebagai...

Kesehatan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Bojonegoro mengadakan Lomba Cipta Menu Tahun 2024 denga...

X