Connect with us

Hi, what are you looking for?

IMG20240324213701
IMG20240324213701

Pendidikan

Pemerhati Pendidikan dari Brains Community Sayangkan Sikap dan Pernyataan Kemenag Bojonegoro

Bojonegoro.com – Ditengah  ramainya  pemberitaan salah satu madrasah di Bojonegoro dimana oknum gurunya kedapatan melakukan tindak asusila kepada beberapa siswanya, reaksi bermunculan dari beberapa pihak terkait keberadaan madrasah, nasib siswa dan pengajar kedepannya. Hal tersebut menarik perhatian pemerhati Pendidikan Ihsan Rifai S.Ag dari lembaga Brains Community Bojonegoro.

Ihsan Rifai sangat menyayangkan sikap kemenag Bojonegoro yang dikeluarkan melalui pernyataan Abdul Wahid Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro yang terkesan berlebihan, reaktif dan provokatif. Minggu (24/3/24).

“Saya sangat menyayangkan statemen Kepala Kemenag Bojonegoro yang mengatakan madrasah dan asrama bisa dibubarkan dengan dicabut izinnya itu berlebihan, reaktif dan provokatif”, ujar Ihsan Rifai.

Pria yang akrab dipanggil Masyayik ini menyampaikan semestinya Kemenag bertindak bijak dengan segera menurunkan tim untuk membantu pihak Madrasah melakukan upaya investigasi dan meredam kegelisahan wali murid dan guru dengan menurunkan tim psikolog anak misalnya. Tidak justru manambah ketegangan dan resah banyak pihak.

Masyayik justru menaruh respek terhadap madrasah yang tidak melakukan upaya untuk menutup nutupi kasus dan dengan segera bersama wali murid melaporkan ke pihak yang berwajib.

Masyayik juga mengatakan keberadaan asrama di madrasah yang banyak menorehkan prestasi tersebut telah berlangsung lama, dan harusnya Kemenag mengetahui itu, mengapa baru mempermasalahkan sekarang saat ada peristiwa tindak asusila.

“Artinya tidak ada tindakan pencegahan awal jika memang hal itu melanggar ketentuan Kemenag, apalagi kalau misalnya anaknya ada yang disekolahkan disitu, itu kan lucu” tegas Masyayik.

Lebih lanjut Masyayik berharap Kemenag segera melakukan upaya dengan membantu meredakan polemik ini agar ketakutan dan kekuatiran banyak pihak tidak berlarut larut.

“Ini adalah tragedi pendidikan di Bojonegoro, segera lakukan langkah-langkah untuk memperbaiki dan meredakan ketegangan agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik lagi” pungkasnya

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Pendidikan

Bojonegoro.com – MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro melakukan terobosan yang sangat membanggakan dengan mengirimkan sembilan anak didiknya belajar ke luar negeri melalui kegiatan SmartBot...

Peristiwa

Bojonegoro.com – Di penghujung bulan kemerdekaan satu Rumah toko (Ruko) milik Siti Ulfiah (49) di jl Raya Pasar Kedungadem kecamatan Kedungkandang kabupaten Bojonegoro mengalami...

Kabar

Bojonegoro.com– Para pencari kerja memadati Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (29/8/2026) dalam gelaran Bejo Career Day 2026. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pencari...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Warga Desa Purwosari Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro merayakan HUT  ke-81 Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai pertunjukan seni tradisi dengan mengangkat budaya lokal melalui...

X