Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekonomi

Pemkab Bojonegoro Bersama Kemenkeu Perwakilan Jatim Eksplor Potensi Daerah Tingkatkan Perekonomian

IMG 20240507 WA0058

Bojonegoro.com – Pj. Bupati Bojonegoro, Adriyanto menyambut hangat Kunjungan sekaligus Audiensi Kementrian Keuangan Perwakilan Jawa Timur dalam kegiatan Public Sector Leader Forum On East Java Economic Prospect 2024 di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Selasa (07/05). Kegiatan tersebut adalah langkah awal membangun sinergitas antara Kemenkeu Perwakilan Jatim dan Pemerintah Kab. Bojonegoro dalam upaya bersama membangun ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Hadir dalam acara tersebut yaitu Pj. Bupati Bojonegoro, Adriyanto, Staff Khusus Kemenkeu RI Bidang Perumusan Kebijakan Regional Fiskal, Prof. Candra Fajri Ananda, Kepala Kantor Direktorat Pajak Jatim 1 selaku Kepala Perwakilan Kemenkeu Jatim, Sigit Danang Joyo, Deputi Kepala Perewakilan BI Perwakilan Jatim, M. Nur Nugroho, Direktur Kemitraan OJK Perwakilan Jatim, Dedi Patria, Kepala BPS Provinsi Jatim, Dedi Patria, Kepala BPS Provinsi Jatim, Dr. Ir. Zulkipli, Kepala Divisi Direktorat Industri Produk Halal KomiteDaerah Ekonomi dan Syariah Jatim, Dr. Hj. Siti Husnulo Y, beserta para jajarannya. Serta dari Pejabat Pemerintah Kab. Bojonegoro yaitu Sekda Kab. Bojonegoro, Kepala Dinas terkait, Perwakilan Kepala Desa Di Kab. Bojonegoro dan Stakeholder terkait.

 

Kegiatan Public Forum tersebut salah satu upaya menuju Indonesia Emas 2045 melalui Sektor Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Kemenkeu bekerjasama dengan Pemkab Bojonegoro untuk meningkatkan perekonomian daerah khususnya, dan perekonomian Provinsi Jawa Timur pada umumnya. Upaya kerjasama tersebut dijalin dengan menggali potensi-potensi dari beberapa sektor yang ada di Kab. Bojonegoro, baik sektor Holtikultural, Pariwisata, UMKM, dan sektor lainnya.

 

Kab. Bojonegoro sendiri memiliki potensi besar disektor pertanian, mengingat luas lahan pertanian mencapai lebih dari 83.000 Ha sekaligus penghasil padi tertinggi ketiga se Jawa Timur. Selain dari pada itu, Kab. Bojonegoro menyumbangkan 30% kebutuhan minyak nasional dan memiliki icon wisata Kahyangan Api atau Api Abadi sebagai destinasi unggulan. Kemudian pertumbuhan UMKM di Kab. Bojonegoro mengalami kenaikan di beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Public Sector Leader Forum on East Java Economic Prospect 2024 Hadir di Bojonegoro

 

Dalam lawatannya ke Kab. Bojonegoro, Sigit menyampaikan bahwa kegitan ini adalah langkah nyata Kemenkeu dalam turut serta mensukseskan program pembangunan pemerintah dengan menggali dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerah. Dan acara ini adalah pembuka dari rangkaian serial forum sekaligus menjadikan Kab. Bojonegoro sebagai Pilot Project untuk memacu peningkatan perekonomian daerah hingga berdampak pada perekonomian Jawa Timur melalui potensi-potensi yang ada di Kab. Bojonegoro.

 

“Setelah ini, kita akan menuju Jember, Kediri, Malang dan puncaknya pada acara simphosium pada perumusan hasil. Besar harapan seluruh stakeholder terkait dapat memahami isu ekonomi terbaru dan memberikan usulan program sesuai bidangnya masing-masing. Dan semoga Kab. Bojonegoro dapat menjadi Piloting dan memotivasi daerah lain.” Terang Kepala Kantor Direktorat Pajak Jatim 1.

 

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro siap menjadi piloting program Kemenkeu Perwakilan Jatim dalam upaya menentukan arah dan menggali potensi yang ada di Kab. Bojonegoro. Sebagaimana fokus pembangunan Kab. Bojonegoro untuk mensejahterakan masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM, semoga menjadi perhatian lebih dan digali secara mendalam untuk memunculkan potensi-potensi yang lebih besar lagi.

 

“Perlu digaris bawahi letak Bojonegoro cukup strategis dan aksesnya terbilang cukup mudah untuk dijangkau. Dan saat ini sektor pertanian sangat baik sebagai potensi Kabupaten kami, selain energi dan minyak bumi. Sehingga apabila hal itu dapat digali, kami yakin sektor lain akan tumbuh. Dan sektor pariwisata tidak boleh ditinggalkan, kami berharap sektor tersbut mendapat perhatian juga, karena berpotensi juga menghidupkan sektor UMKM.” Ungkapnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melepas peserta studi banding Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB), Rabu (15/5/2024) di Pendopo Malowopati. Para peserta akan belajar berbagai...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Anugerah Patriot Jawi Wetan II (APJW), Pemkab Bojonegoro menargetkan bisa masuk 5 (lima) besar nominasi desa/kelurahan terbaik se-...

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – SOLO- Ibu Pj. TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kab. Bojonegoro, Dian Adiyanto Adriyanto turut menghadiri acara puncak Tasyakuran HUT Dekranasda Ke-44 dan...

Kabar

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara masif menyebarluaskan informasi terkait pangkalan LPG 3 kg bersubsidi. Langkah ini untuk memudahkan masyarakat mengetahui lokasi pangkalan yang...

X