Connect with us

Hi, what are you looking for?

UKM

Pemkab Bojonegoro Dukung Penuh Program Dosen Mengabdi Dorong Inovasi Produk Lokal

IMG 20220713 WA0033

Bojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro mendukung penuh kegiatan Dosen Mengabdi yang melakukan Implementasi Inovasi Produk BioMaterial dengan Teknologi Sederhana ke Kelompok Tani ‘Karya Tani’ Desa Sidorejo Kecamatan Sukosewu. Dosen Mengabdi dilakukan oleh IPB University.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Anwar Mukhtadlo mengatakan, program ini diharap terintegrasi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goal (SDG’s) dan akan membantu dalam promosi membuka pasar produk unggulan daerah.

“Semoga bisa menjadi pembangunan berkelanjutan, dan bisa membantu dalam promosi produk unggulan daerah,” ungkapnya Rabu, (13/7/2022).

Sementara itu Kepala Desa Sidorejo, Sri Murtianingrum mengatakan Desa Sidorejo memiliki tanah yang subur dalam menghasilkan produk-produk pertanian. Pohon pisang merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan di Desa Sidorejo karena tidak membutuhkan perawatan khusus dan perkembangbiakan yang relatif mudah.

“Sebelumnya, buah pisang dimanfaatkan masyarakat hanya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan,” bebernya.

Semenjak adanya Program Dosen Mengabdi dari Departemen Fisika IPB University yang dilakukan oleh Dr Siti Nikmatin beserta timnya, mengenalkan teknik pengolahan batang pisang menjadi filamen benang dan industri kreatif. Dengan pengolahan yang tepat, batang pisang yang biasanya dibuang dan menjadi limbah dapat dimanfaatkan dan ditingkatkan nilai ekonomi.

Dr. Siti Nikmatin sebagai ketua tim menyampaikan bahwa kegiatan diawali pada bulan Mei 2022 yaitu mengolah batang pisang menjadi 2 varian bahan baku industri kreatif yaitu filamen benang tenun dan benang pilin (tali) insitu pewarnaan serta fumigasi sederhana. Kini terus berkembang dan mulai menghasilkan karya inovatif kerajinan tangan yang siap dikomersialisasi.

“Benang dari batang pisang memiliki kekuatan tarik dan mulur serta sifat optik yang dapat digunakan sebagai substitusi benang sintetis. Proses pembuatan yang sederhana dapat diterapkan ke kelompok tani hingga dihasilkan produk terapan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kerajinan Tumbler Kayu Jati UMKM Bojonegoro Sedot Perhatian Pengunjung JKF 2022

Siti Nikmatin juga menambahkan bahwa hal utama yang mendasari Program Dosen Mengabdi pulang kampung sebagai solusi inovatif dalam menyelesaikan permasalahan desa terkait budidaya dan biomass pisang adalah seluruh bagian dari pohon pisang dapat dimanfaatkan dan dapat dijual ke pasar.

“Dengan pengolahan yang tepat, batang pisang yang biasanya menjadi limbah dapat dimanfaatkan dan ditingkatkan nilai jualnya. Pengolahan batang pisang ini dikelola bersama oleh kelompok tani “Karya Tani” dan telah menghasilkan produk industri kreatif berupa accessories building contohnya alas lantai, keranjang buah, keranjang baju, taplak meja dan lainnya dengan harga jual yang terjangkau dan kompetitif,” pungkasnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke- 77 Notaris Vedhasari Puspita menggelar lomba mewarnai memperebutkan piala Notaris VSP dengan tema kemerdekaan, Lomba  tingkat...

Pendidikan

Bojonegoro.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan Seminar Literasi bertema ‘Strategi Membangun Tradisi Literasi dari Keluarga Sebagai Pondasi Menuju Generasi Emas...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Kemah Budaya Margomulyo 2022 sukses digelar di Kampoeng Thengul Dusun Kedungkrambil, Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Puluhan pelajar penuh semangat mengikuti...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengapresiasi langkah Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad yang ikut serta mempromosikan produk UMKM desa. Di Bojonegoro, terdapat 155 desa...

X