Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekonomi

Pemkab Bojonegoro Mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri

IMG 20220830 WA0039

Bojonegoro.com  – Pemkab Bojonegoro mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rapat diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Nurul Azizah secara daring di Command Center, Gedung Pusat Informasi Publik (PIP), Selasa (30/8/2022).

Selain Sekda Nurul Azizah, hadir pula perwakilan dari Forkopimda, Ketua KADIN Bojonegoro, beserta Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro.

Dalam pengarahannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, inflasi ialah kenaikan harga kebutuhan hidup dalam waktu yang lama. Untuk itu ada beberapa poin sebagai solusi pengendalian inflasi. Di antaranya, mengaktifkan tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dan mengaktifkan satgas pangan. Di mana satgas pangan bertugas melaporkan harga dan ketersediaan komoditas untuk dilaporkan kepada Kepala Daerah.

“Selain itu, subsidi BBM tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu dan laksanakan kerja sama daerah serta intensifkan jaring pengaman sosial.”

Perlu diketahui, inflasi Indonesia pada Juli 2022 mencapai 4,94 persen. Angka tersebut masih pada tahap inflasi ringan.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, capaian indikator makro menunjukkan perbaikan dan pertumbuhan ekonomi cukup bagus. Namun, dengan catatan untuk terus antisipasi pergerakan inflasi. Sebab hal ini menjadi tugas semua pihak untuk menjaga inflasi agar tidak tinggi yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan tingkat kemiskinan.

Margo Yuwono menjelaskan, komoditas penyumbang andil inflasi terbesar yang sering muncul yaitu cabai merah, bawang merah, tarif angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, dan bensin.

“Harga-harga komoditas tersebut harus dipantau agar pergerakan tiap bulan teratur. Jangan sampai tidak bisa mengendalikan harga di daerah,” katanya.

Sementara itu, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menegaskan untuk bersama-sama mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk senantiasa kompak dan saling bersinergi dalam pengendalian inflasi.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Bersama Kemenkeu Perwakilan Jatim Eksplor Potensi Daerah Tingkatkan Perekonomian

Masih dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menuturkan, pengendalian inflasi juga bisa melalui pemanfaatan Dana Desa. “Peran serta Bupati/Walikota sangat dibutuhkan dalam pengendalian inflasi di tingkat desa,” imbuhnya.

Tindaklanjut pengendalian inflasi oleh Kemendagri menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 500/4825/SJ tentang penggunaan belanja tidak terduga dalam rangka pengendalian inflasi di daerah. Sedangkan struktur organisasi satgas ketahanan pangan di daerah berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 511.2/3149/SJ tentang pembentukan satuan tugas ketahanan pangan di daerah. [*]

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melepas peserta studi banding Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB), Rabu (15/5/2024) di Pendopo Malowopati. Para peserta akan belajar berbagai...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Anugerah Patriot Jawi Wetan II (APJW), Pemkab Bojonegoro menargetkan bisa masuk 5 (lima) besar nominasi desa/kelurahan terbaik se-...

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – SOLO- Ibu Pj. TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kab. Bojonegoro, Dian Adiyanto Adriyanto turut menghadiri acara puncak Tasyakuran HUT Dekranasda Ke-44 dan...

Kabar

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara masif menyebarluaskan informasi terkait pangkalan LPG 3 kg bersubsidi. Langkah ini untuk memudahkan masyarakat mengetahui lokasi pangkalan yang...

X