Bojonegoro.com — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-29, STIEKIA Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Pengajian Akbar yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme peserta. Mengusung tema “Memantaskan Diri Menjadi Tamu Allah”, acara ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi civitas akademika serta masyarakat umum yang turut hadir.
Kegiatan yang digelar di lingkungan kampus STIEKIA ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ustadz Ali Usman Mustofa, seorang muthowif berpengalaman dari Mutamtour. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya mempersiapkan diri, baik secara lahir maupun batin, bagi setiap Muslim yang memiliki niat untuk menunaikan ibadah haji maupun umroh.
“Menjadi tamu Allah bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati. Maka yang perlu dipantaskan bukan hanya bekal materi, tetapi juga keikhlasan, kesabaran, serta kebersihan jiwa,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Acara ini dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, serta masyarakat sekitar yang memenuhi lokasi kegiatan dengan penuh semangat. Selain sebagai bagian dari peringatan hari jadi kampus, pengajian ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan meningkatkan kesadaran spiritual di tengah kesibukan akademik.
Ketua panitia Iwan Wahyudi, S dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi seluruh peserta untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih bermakna, termasuk dalam meraih kesempatan menjadi tamu Allah di Tanah Suci.
Dengan terselenggaranya Pengajian Akbar ini, Dies Natalis ke-29 STIEKIA tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi wadah penguatan nilai-nilai religius yang sejalan dengan visi kampus dalam mencetak generasi yang unggul dan berakhlak mulia. (Ronny/red)










































