Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kriminal

Pengusaha Solar Diperas, 5 Wartawan Gadungan Diringkus Satreskrim Polres Bojonegoro

IMG20240104130651 01

bojonegoro.com – Awal tahun 2024 ini, Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar konferensi pers guna menyampaikan hasil pengungkapan kasus sekaligus penangkapan pelaku.

Konferensi pers dilaksanakan di Halaman Mapolres Bojonegoro, jalan MH Thamrin, No. 46. Dipimpin secara langsung, Kasat Reskrim, AKP Fahmi Amarullah, didampingi anggota serta Kasi Humas Polres Bojonegoro dan dihadiri sejumlah awak media, Kamis(4/1/2024).

Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto melalui Kasat Reskrim AKP Fahmi Amarullah, menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap serta menangkap pelaku kasus pemerasan yang dilakukan segerombolan orang yang mengaku oknum media.

Dijelaskan, bahwa kronologi kejadian pemerasan bermula pada hari Senin, 25 Desember 2023, sekira pukul 15.30 WIB, lokasi di lapak milik saudara Nuralim (30) (korban), Desa Kedewan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Lebih lanjut menurut Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, pada saat itu lapak Nuralim didatangi tiga unit mobil, dan terdapat 17 orang mengatasnamakan wartawan. “Kepada Nuralim, mereka yang datang itu mengatakan hendak melakukan operasi gabungan”

Dijelaskan, bahwa kronologi kejadian pemerasan bermula pada hari Senin, 25 Desember 2023, sekira pukul 15.30 WIB, lokasi di lapak milik saudara Nuralim (30) (korban), Desa Kedewan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Lebih lanjut menurut Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, pada saat itu lapak Nuralim didatangi tiga unit mobil, dan terdapat 17 orang mengatasnamakan wartawan. “Kepada Nuralim, mereka yang datang itu mengatakan hendak melakukan operasi gabungan”.

Para pelaku yang berada di lapak melakukan pengecekan, bahkan ada yang merekam, memotret, juga ada yang menanyakan perizinan yang terkait usaha yang penampungan minyak. Namun, karena Nuralim tidak memiliki izin, para oknum wartawan mengancam akan memberitakan kejadian tersebut dan meminta sejumlah uang.

Baca Juga :  Tak Butuh Waktu Lama, Polres Bojonegoro Ringkus Pelaku Pengeroyokan Dengan Korban Meninggal

“Dikarenakan saudara Nuralim ini tidak bisa menunjukkan izin usahanya, kemudian salah seorang dari kelompok mereka ini meminta 100 juta, tetapi tidak disanggupi oleh korban,” ujarnya.

“Karena nilai tersebut tidak disanggupi, kemudian terjadi tawar menawar, turun di angka 60 juta, kemudian turun lagi menjadi 30 juta, akhirnya disepakati dan korban mentransfer langsung ke rekening atas nama tersangka OR,” terang AKP Fahmi Amarullah.

Diungkapkan, setelah menerima uang, selanjutnya tersangka OR ini membagikan ke sejumlah teman dengan nominal yang berbeda sesuai peran masing-masing. “Dari sejumlah tersangka ini ada dua orang yang menjadi aktor intelektual”.

Keterangan yang disampaikan tersangka, pemerasan tersebut dilakukan menjelang liburan yang telah direncanakan sebelumnya. “Mereka itu hendak liburan dan iseng-iseng mencari tambahan, ternyata terbukti dapat, dan uang yang didapatkan mereka gunakan untuk liburan ke Trawas”.

Tak hanya ke Trawas, namun pada tanggal 31 Desember 2023, kelima tersangka ini juga menghabiskan uang hasil kejahatannya untuk berlibur sekaligus menikmati pergantian tahun di Pulau Dewata. “Mereka ini tahun baruan di Bali,” tutur Kasat Reskrim Polres Bojonegoro.

“Saat piknik dan menikmati tahun baru di Bali, kelima tersangka yang berada dalam satu mobil, akhirnya kita amankan di wilayah Jembrana. Dan kita bawa ke Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah menambahkan, bahwa dari jumlah 17 orang gerombolan yang mendatangi lapak Nuralim, memang yang menjadi pelaku utamanya yakni 5 (lima) orang ini. “Namun, juga masih akan kita cari yang lainnya, meskipun yang lainnya itu hanya ikut-ikutan nimbrung”.

Terkait kegiatan minyak yang ada di lokasi pemerasan, setelah penangkapan tersangka, pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi. “Sesaat setelah penangkapan kita langsung cek lokasi, ternyata tidak ada kegiatan apapun seperti yang disampaikan lima tersangka ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tak Butuh Waktu Lama, Polres Bojonegoro Ringkus Pelaku Pengeroyokan Dengan Korban Meninggal

“Untuk tersangka 3 (tiga) dari Pasuruan, dan 2 (dua) orang dari Bojonegoro. Inisialnya OR (48) laki-laki asal Pasuruan, S (31) asal kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, TU (39) warga Pasuruan, I (46) warga Kasiman Bojonegoro, dan GHM (31) warga Pasuruan,” tegasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya serta proses hukum lebih lanjut, saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di sel tahanan Mapolres Bojonegoro.

Lima tersangka ini dikenakan Pasal 368 dan atau 369 dan atau 378 Jo Pasal 55 turut serta. Untuk ancaman hukumannya paling lama 9 (sembilan) tahun penjara, tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro mengimbau kepada seluruh masyarakat, tetap waspada terhadap kondisi lingkungan masing-masing, serta diharapkan turut menjaga kamtibmas agar tercipta situasi aman, nyaman dan kondusif.

“Apabila mengetahui sesuatu yang mengganggu kamtibmas, diharap untuk segera melapor ke petugas terdekat,” pungkasnya. (*/Red)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro menyelenggarakan rapat pembahasan draft nota kesepakatan bersama dengan BBWS Solo...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Ratusan warga Bojonegoro memadati lokasi kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Bulog di...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) menggelar rapat evaluasi dan persiapan penilaian Kabupaten Layak Anak...

UKM/UMKM

Bojonegoro.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro menggandeng para UKM pada Pameran The 24ʳᵈ Jakarta Internasional Handicraft Trade Fair (Inacraft) yang digelar...

X