Connect with us

Hi, what are you looking for?

IMG 20221201 WA0010
IMG 20221201 WA0010

Kabar

Peringatan Hakordia 2022 dan Partisipasi Aktif Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro.com – SURABAYA -Pemkab Bojonegoro melalui Inspektorat berpartisipasi dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Gedung Negara Grahadi dan Gedung Merah Putih, Alun-Alun Surabaya. Acara berlangsung dua hari, Kamis (1/12/2022) hingga Jumat (2/12/2022).

Dalam momen Hakordia tahun 2022 ini, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu tuan rumah peringatan Hakordia yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tema Hakordia di 2022 adalah “Indonesia Pulih Bersatu Berantas Korupsi”. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah turut menghadiri rangkaian pembukaan Hakordia di Gedung Grahadi bersama Ketua KPK dan para Gubernur.

“Surabaya dipilih karena menjadi salah satu kota yang strategis untuk menjadi mercusuar anti korupsi di Jawa Timur bersama Medan dan Bandung,” kata Irban Pengawas Reformasi Birokrasi dan Pencegahan Tipikor Inspektorat Bojonegoro Rahmat Junaidi saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

Rahmat menjelaskan, dalam peringatan Hakordia pada 1-2 Desember 2022, ada beberapa tema acara yang digelar. Antara lain, Seminar Anti Korupsi bertajuk Perbaikan Tata Kelola Terhadap Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Seminar Peran APIP dalam LHKPN, Pameran Produk Sistem Anti Korupsi dari masing-masing daerah di Jatim, hingga Sosialisasi Penguatan Anti Korupsi.

“Kami Inspektorat mewakili Pemkab Bojonegoro juga ikut berperan serta aktif dalam pameran tersebut dengan berkolaborasi bersama RSUD Dr R Sosodoro Djatikoesoemo sebagai penyandang Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Juga menampilkan tarian tradisional Bojonegoro di panggung utama oleh Tim Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, KPK juga mengundang enam perwakilan gubernur. Di antaranya Gubernur Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jatim sendiri. Selain itu, KPK juga mengundang jajaran TNI/Polri hingga Kejaksaan serta mitra lainnya.

Baca Juga :  Siapkan 1.000 Lowongan, Bejo Career Day 2026 Dipadati Pencari Kerja

Booth Inspektorat Bojonegoro, lanjut dia, menampilkan beberapa aplikasi pengawasan yang dikembangkan Bojonegoro seperti pemantau dan pencegahan gratifikasi yaitu Aplikasi Si Pinter (mitigasi resiko/ fraud), Si-ESI (survey setiap 3 bulan di OPD) dan Si-EZI (pendukung pembangunan zona integritas).

“Juga menampilakan game penambah wawasan anti korupsi Integrity Goals yang sangat diminati oleh siswa pengunjung pameran. Sedangkan pihak RSUD menampilkan layanan pemeriksaan kesehatan,” imbuhnya.

Inspektur Bojonegoro Teguh Prihandono, lanjutnya, turut mengunjungi booth dan menilai kegiatan ini sukses karena banyaknya pengunjung yang memanfaatkan booth dari Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi pencegahan anti korupsi. (*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Perancangan busana kebanggaan Bojonegoro, Sri Artiningsih, S.Pd, atau lebih dikenal dengan bunda Arva diundang Mitra Desa Nusantara (MDN) sebagai narasumber dalam seminar nasional...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) Pemkab Bojonegoro terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan penerima program, keberadaan...

Kabar

Bojonegoro.com  – “Jangan ada konvoi, arak-arakan.” Pesan itu disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menjelang pengesahan warga baru PSNU Pagar Nusa yang akan digelar...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong percepatan pengembangan kawasan tebu sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian gula nasional. Strategi menuju ke sana dibahas dalam...

X