Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

Prioritaskan Kenyamanan, Regulasi Pawai Budaya Bojonegoro Tidak Memperkenankan Gunakan Pengeras Suara

IMG 20220829 WA0019

Bojonegoro.com – Usai Gelar untuk tingkat SMA/ SMK/ MA, Perguruan tinggi dan Umum, giliran hari ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Pawai Budaya untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Senin, 29/8/2022.

Seperi halnya penampilan kemarin, peserta pawai budaya hari ini juga gak kalah antusias dan kreatif dengan menampilkan kebudayaan dan tradisi Bojonegoro. Diantaranya Khayangan Api, Ki Andong Sari, Oklik, Wayang Thengul, Sumur Pengantin Sraturejo, Wiwit Sawah hingga Pagebluk. Di iringi tarian dan musik kreasi yang disajikan sangat apik oleh para kreator dari masing-masing lembaga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto menyampaikan pawai budaya untuk tingkat SD ada 18 peserta yang mendaftar, namun menjelang hari H ada salah satu yang  mengundurkandiri, sedangkan SMP ada 9. Total keseluruhan peserta 26.

” Sesuai regulasi atau peraturan saat teknikal meeting peserta diwajibkan menampilkan ciri khas tradisi dan budaya Bojonegoro” ungkap Budiyanto.

Masih menurut Budiyanto, berbeda dengan kemarin, rutenya hari ini terdapat perubahan yakni dimulai dari Jalan Mas Tumapel, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kartini, Jalan Teuku Umar, Jalan Panglima Sudirman. Hingga Jalan MH. Thamrin dan Jalan Mastrip, kemudian finish berada di Jalan Imam Bonjol atau depan Satlantas Bojonegoro.

“Dari hasil eva evaluasi tim keamanan dikarenakan terjadi kemacetan di titik-titik lokasi tertentu. Untuk mengurai supaya tidak terjadi hal tersebut, maka dilakukan perubahan arah rute yang dilalui tetapi dengan tidak mengubah jarak tempuh rute,” imbuhnya.

Untuk kelancaran jalannya pawai,  peserta hanya diperbolehkan melakukan performance atau atraksi di tiga titik penjurian. Dengan jumlah peserta minimal 40 dan maksimal 100 orang, area atraksi peserta di tempat start berukuran panjang 15 meter, dengan lebar 5 meter dan tinggi 4 meter.

Baca Juga :  Bentuk Penghormatan dan Pelestarian Budaya Leluhur, Pemkab Pindahkan Tanah Makam Samin Surosentiko dari Sawahlunto ke Bojonegoro

” Panitia Sangat memperhatikan kenyamanan peserta dan warga yang menyaksikan, karenanya, salah satu peraturan yang dicantumkan adalah peserta dilarang menggunakan pengeras suara seperti sound system dan menggunakan iringan mobil terbuka maupun kendaraan bermotor,” pungkasnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Hitung cepat (quick count) sementara hasilnya menunjukkan calon legislatif (caleg) Maftukhan dari partai Gerindra berhasil meraih kemenangan mutlak dengan menduduki posisi teratas...

Olahraga

Bojonegoro.com – Persibo Bojonegoro menggelar latihan perdanasetelah pemain diliburkan usai menjuarai liga 3 Kapal Api PSSI Jawa Timur 2023-2024. lapangan Desa Plesungan kecamatan Kapas...

Olahraga

Bojonegoro.com – Pelatih Persibo I Putu Gede sudah hadir di Bojonegoro untuk memimpin latihan dan seleksi pemain di Stadion Letjend H Sudirman Selasa sore...

Olahraga

Bojonegoro.com – Cidera yang berkepanjangan yang diderita Tariq El Janabi pemain Persibo Bojonegoro memaksa manajemen mencoret pemain berusia 39 asal Casablanca Maroko ini, Tariq...

X